Tafsir QS. Al-Jin: 26–27 dan relevansinya dengan konten takhayul di TikTok (Analisis hermeneutika Nasr Hamid Abu Zayd)

Insaniyah, Nur (2026) Tafsir QS. Al-Jin: 26–27 dan relevansinya dengan konten takhayul di TikTok (Analisis hermeneutika Nasr Hamid Abu Zayd). Undergraduate thesis, UIN KH Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Nur Insaniyah_222104010078.pdf

Download (2MB)

Abstract

Kata Kunci: Al-jin ayat 26-27, Hermeneutika Naṣr Ḥāmid Abū Zayd, Konten Takhayul
Konten takhayul di Tiktok merupakan konten yang menyebarkan keyakinan terhadap sesuatu yang tidak rasional, misalnya konten yang menyebarkan kepercayaan bahwa benda tertentu dapat mengetahui sesuatu yang gaib. Konten semacam ini secara tidak langsung dapat membentuk pemahaman keagamaan yang menyimpang dan dapat menjerumuskan manusia ke perbuatan syirik. Fenomena kepercayaan terhadap konten takhayul ini perlu disikapi secara kritis. Karena dalam Al-Qur’an surah Al-jin ayat 26-27 disebutkan bahwa hanya Allah lah yang dapat mengetahui perkara gaib secara mutlak, dan dia tidak memperlihatkan yang gaib itu kepada siapapun, Kecuali kepada Rasul yang diridainya.
Oleh karena itu, Fokus kajian dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana penafsiran QS. Al-Jin Ayat 26-27?. (2) bagaimana karakteristik dan macam-macam konten takhayul di platform Tiktok?. (3) bagaimana relevansi QS. Al-Jin ayat 26-27 terhadap fenomena penyebaran konten takhayul di platform Tiktok?., Adapun tujuan penelitian yaitu (1) Menganalisis penafsiran QS. Al-Jin Ayat 26-27. (2) Menganalisis karakteristik dan macam-macam konten takhayul di platform Tiktok.(3) Menganalisis relevansi QS. Al-Jin ayat 26-27 terhadap fenomena penyebaran konten takhayul di platform Tiktok. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh dari Al-Qur’an, Tafsīr al-Munīr, Tafsīr al-Azhar, Tafsīr al-Miṣbāḥ dan Tafsir Fī Ẓilāl al-Qur’ān. Sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai literatur yang relevan dengan penelitian. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif-analisis dan diperkaya dengan teori hermeneutika Naṣr Ḥāmid Abū Zayd. Keabsahan data dalam penelitian ini diperiksa menggunakan Teknik Triangulasi sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. Al-Jin ayat 26-27 menegaskan bahwa Allah SWT merupakan satu-satunya pemilik pengetahuan gaib dan tidak ada satupun makhluk yang dapat mengetahuinya kecuali Rasul yang diridainya. Adapun konten takhayul di Tiktok memiliki karakteristik sebagai berikut: Tidak berlandaskan dalil syar’i, bersifat sugestis, berakar dari khayalan atau mitos, mengandalkan kekuatan gaib, menafsirkan pertanda yang tidak masuk akal, mengandung unsur kesyirikan serta menyebabkan ketergantungan pada benda tertentu. Sementara itu, macam-macam konten takhayul di Tiktok meliputi: konten zodiak, konten ancaman, konten ramalan kartu tarot, konten kecocokan pasangan, konten primbon, konten pertanda yang tidak masuk akal serta konten cek kodam. Relevansi surah Al-jin ayat 26-27 dengan fenomena tersebut terlihat pada sifat konten yang menggiring audiens untuk mempercayai bahwa sesuatu selain Allah dapat mengetahui hal gaib seperti masa depan atau mahluk gaib, sehingga konten takhayul bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam ayat tersebut.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Nur Insani NUR INSANIYAH
Date Deposited: 08 Jun 2026 03:58
Last Modified: 08 Jun 2026 03:58
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/54282

Actions (login required)

View Item View Item