wulandari, tiyas dwi (2026) EKSPLORASI NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL TRADISI IDER BUMI DI DESA KEMIREN KECAMATAN GLAGAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Undergraduate thesis, UIN KIAI HAJI ACHMAD SIDDIQ JEMBER.
|
Text
Tiyas Dwi Wulandari_222101090027.pdf Download (3MB) |
Abstract
Tiyas Dwi Wulandari, 2026: Eksplorasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Tradisi Ider Bumi Di Desa Kemiren Kecamatan Glagah Sebagai Sumber Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Di Sekolah Menengah Pertama.
Kata kunci : Nilai-Nilai Kearifan Lokal, Ider Bumi, Sumber Belajar
Eksplorasi nilai-nilai kearifan lokal dalam tradisi Ider Bumi penting dilakukan karena pada setiap prosesnya mengandung makna dan simbol serta mengandung nilai gotong royong, kebersamaan, toleransi, dan tanggung jawab yang dapat dijadikan sumber belajar IPS di Sekolah Menengah Pertama. Pemanfaatan tradisi lokal dalam pembelajaran juga membantu siswa memahami materi secara lebih kontekstual sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya daerah.
Fokus penelitian ini meliputi: (1) Bagaimana Makna Dan Simbol Dari Proses Pelaksanaan Tradisi Ider Bumi Sebagai Sumber Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Menengah Pertama, dan (2) Bagaimana Implementasi Nilai-Nilai Sosial Yang Terkandung Dalam Tradisi Ider Bumi Sebagai Sumber Belajar IPS Disekolah Menengah Pertama.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deksriptif. Pengambilan subjek dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Sedangkan keabsahan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Ider Bumi mengandung makna sebagai bentuk rasa syukur, permohonan keselamatan, serta upaya menjaga keseimbangan hubungan antara manusia, alam, dan Tuhan. Simbol-simbol dalam prosesi, seperti arak-arakan barong, dan ritual ziarah, merepresentasikan nilai perlindungan, kesucian, keberanian, kemakmuran, dan kesuburan. Selain itu, nilai-nilai sosial seperti gotong royong, kebersamaan, solidaritas, tanggung jawab, dan toleransi tercermin dalam pelaksanaan tradisi dan dapat diimplementasikan dalam pembelajaran IPS. Pemanfaatan tradisi Ider Bumi sebagai sumber belajar mampu menjadikan pembelajaran lebih kontekstual, bermakna, serta meningkatkan pemahaman siswa terhadap kehidupan sosial budaya di lingkungan sekitar.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1301 Education Systems > 130106 Secondary Education |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial |
| Depositing User: | Tiyas Dwi Wulandari |
| Date Deposited: | 08 Jun 2026 07:43 |
| Last Modified: | 08 Jun 2026 07:43 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/54329 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
