Pengaruh Regulasi Emosi terhadap Motivasi Belajar dengan Peran Ayah Sebagai Moderator pada Mahasiswa Universitas Negeri Islam Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Rasyid, Muhammad Rabbani (2026) Pengaruh Regulasi Emosi terhadap Motivasi Belajar dengan Peran Ayah Sebagai Moderator pada Mahasiswa Universitas Negeri Islam Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Muhammad Rabbani Rasyid_224103050002.pdf

Download (18MB)

Abstract

Muhammad Rabbani Rasyid, 2026: Pengaruh Regulasi Emosi terhadap Motivasi Belajar dengan Peran Ayah Sebagai Moderator pada Mahasiswa Universitas Negeri Islam Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
Kata kunci: motivasi belajar, peran ayah, PLS-SEM, regulasi emosi

Motivasi belajar merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan akademik mahasiswa. Rendahnya kemampuan mahasiswa dalam mengelola emosi dapat memengaruhi keterlibatan dan ketekunan dalam proses pembelajaran. Selain faktor internal, dukungan keluarga, khususnya keterlibatan ayah, juga diduga berperan dalam memperkuat motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh regulasi emosi terhadap motivasi belajar serta menguji peran ayah sebagai variabel moderator dalam hubungan tersebut pada mahasiswa Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Pengumpulan data dilakukan melalui survei menggunakan kuesioner kepada 235 mahasiswa Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan aplikasi SmartPLS. Pengujian model meliputi evaluasi outer model dan inner model, termasuk uji validitas, reliabilitas, koefisien determinasi (R²), effect size (f²), predictive relevance (Q²), dan pengujian hipotesis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi emosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar dengan nilai koefisien sebesar 0,564, nilai t-statistics sebesar 9,020, dan p-values sebesar 0,000. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa dalam mengelola emosi berperan penting dalam meningkatkan motivasi belajar. Sementara itu, peran ayah tidak terbukti memoderasi hubungan antara regulasi emosi dan motivasi belajar dengan nilai koefisien interaksi sebesar -0,060, nilai t-statistics sebesar 1,060, dan p-values sebesar 0,289. Nilai R² sebesar 0,522 menunjukkan bahwa regulasi emosi dan peran ayah mampu menjelaskan 52,2% variasi motivasi belajar mahasiswa.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa regulasi emosi menjadi faktor utama yang memengaruhi motivasi belajar mahasiswa, sedangkan peran ayah tidak berfungsi sebagai variabel moderator dalam hubungan tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan kemampuan regulasi emosi perlu menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan motivasi belajar mahasiswa.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology > 170199 Psychology not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Psikologi Islam
Depositing User: Muhammad Rabbani
Date Deposited: 08 Jun 2026 08:48
Last Modified: 08 Jun 2026 08:48
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/54377

Actions (login required)

View Item View Item