Populasi Mikroorganisme pada Lahan Bawang Merah Berdasarkan Karakteristik Fisik Tanah dan Pemanfaatannya sebagai Leaflet Edukatif

Najah, Dini Ayu (2026) Populasi Mikroorganisme pada Lahan Bawang Merah Berdasarkan Karakteristik Fisik Tanah dan Pemanfaatannya sebagai Leaflet Edukatif. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
222101080013 Dini Ayu Najah.pdf

Download (22MB)

Abstract

Dini Ayu Najah, 2026. Populasi Mikroorganisme pada Lahan Bawang Merah Berdasarkan Karakteristik Fisik Tanah dan Pemanfaatannya Sebagai Leaflet Edukatif.
Kata Kunci: Bawang Merah, Karakteristik Fisik Tanah, Leaflet Edukatif, Mikroorganisme Tanah, Total Plate Count (TPC).
Tanah merupakan komponen penting dalam pertanian yang berfungsi sebagai media tumbuh dan habitat mikroorganisme. Kondisi tanah, seperti pH, suhu, kelembapan, struktur, tekstur, aerasi, dan porositas, memengaruhi kehidupan serta aktivitas mikroorganisme tanah. Perbedaan kondisi tanah pada lahan pertanian dapat menyebabkan variasi populasi bakteri dan jamur yang berdampak pada kesuburan tanah dan produktivitas tanaman bawang merah yang ada di Desa Sraten Kabupaten Banyuwangi.
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui karakteristik fisik tanah pada dua lahan bawang merah yang berada di Desa Sraten, Kabupaten Banyuwangi, 2) Mengetahui populasi mikroorganisme tanah khususnya bakteri dan jamur pada dua lahan sawah di Desa Sraten, Kabupaten Banyuwangi, serta 3) Mengetahui validitas Leaflet sebagai sumber informasi mengenai karakteristik fisik dan populasi keanekaragaman mikroorganisme pada dua jenis lahan sawah bawang merah di Desa Sraten Kabupaten Banyuwangi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling dengan ploting di tiap-tiap lahan pada dua lahan sawah di Desa Sraten Kabupaten Banyuwangi atau disebut juga dengan lahan A dan lahan B. Karakteristik fisik tanah yang diamati meliputi suhu, kelembapan, struktur, tekstur, aerasi, dan porositas, sedangkan pH tanah diukur untuk mengetahui tingkat keasaman. Populasi bakteri dan jamur dihitung menggunakan metode Total Plate Count (TPC). Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan hubungan antara karakteristik tanah dan populasi mikroorganisme.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik fisik tanah dan pH pada kedua lahan sawah yang memiliki produktivitas panen yang berbeda di Desa Sraten, Kabupaten Banyuwangi, tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap aktivitas mikroorganisme tanah, khususnya populasi bakteri dan jamur. Berdasarkan hasil uji Total Plate Count (TPC), ditemukan bahwa lahan A memiliki populasi bakteri sebanyak 5,5 x 105 sedangkan untuk jamur sebesar 9,7x105. Pada lahan B populasi bakteri sebanyak 2,4 x 108 sedangkan pada jamur sebanyak 6,8 x 105. Selain itu, hasil penelitian ini juga dikembangkan menjadi Leaflet edukatif yang telah divalidasi oleh ahli materi dan ahli media sehingga dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai sumber informasi bagi petani maupun siswa

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 06 BIOLOGICAL SCIENCES > 0605 Microbiology > 060501 Bacteriology
06 BIOLOGICAL SCIENCES > 0605 Microbiology > 060505 Mycology
07 AGRICULTURAL AND VETERINARY SCIENCES > 0701 Agriculture, Land and Farm Management > 070199 Agriculture, Land and Farm Management not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Tadris Biologi
Depositing User: Dini Ayu Najah
Date Deposited: 09 Jun 2026 02:47
Last Modified: 09 Jun 2026 02:47
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/54434

Actions (login required)

View Item View Item