Elsa, Alief Nasiqoh (2026) Analisis Kebutuhan Laboratorium IPS di SMPN 1 Jenggawah. Undergraduate thesis, UIN KH Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Elsa Alief Nasiqoh_221101090039.pdf Download (6MB) |
Abstract
Analisis kebutuhan laboratorium IPS di SMPN 1 Jenggawah dilatarbelakangi oleh potensi yang dimiliki SMPN 1 Jenggawah dalam pengembanganLaboratorium IPS baik Indoor ataupun Outdoor, belum tersedianya laboratorium IPS sebagai sarana penunjang pembelajaran. Padahal, keberadaan laboratorium IPS memiliki peran penting dalam membantu siswa memahami konsep secara lebih konkret, meningkatkan keterampilan berpikir kritis, serta menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan kontekstual. Selain itu, lingkungan sekitar sekolah yang memiliki potensi sebagai sumber belajar juga dapat dimanfaatkan sebagai laboratorium Outdoor. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mengkaji kebutuhan laboratorium IPS yang meliputi persepsi pihak sekolah, potensi pengembangan, serta kendala yang dihadapi.
Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: 1. Bagaimana persepsi pihak sekolah mengenai kebutuhan laboratorium IPS di SMPN 1 Jenggawah? 2. Bagaimana potensi pengembangan laboratorium IPS di SMPN 1 Jenggawah? 3. Bagaimana kendala yang dihadapi dalam pengembangan laboratorium IPS di SMPN 1 Jenggawah?.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian berada di SMPN 1 Jenggawah. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang sarana dan prasarana, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru IPS, dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara,dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi teknik dan sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Pihak sekolah melihat laboratorium IPS, baik Indoor maupun Outdoor, sebagai sarana dan prasarana yang penting untuk mendukung pembelajaran di sekolah. Keberadaan laboratorium ini dianggap dapat membantu proses belajar menjadi lebih efektif, menarik, dan lebih dekat dengan kehidupan nyata. Siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga bisa mendapatkan pengalaman langsung. Selain itu, pihak sekolah, terutama siswa, menunjukkan ketertarikan yang cukup tinggi terhadap penggunaan laboratorium IPS karena pembelajaran terasa lebih bervariasi, interaktif, dan tidak membosankan. 2. SMPN 1 Jenggawah memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan laboratorium IPS, baik Indoor maupun Outdoor. Hal ini didukung oleh adanya alat peraga serta lingkungan sekitar seperti balai desa, pasar, dan gunung yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber belajar. 3. Namun, dalam pengembangannya masih terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan lahan, anggaran, belum tersusunnya pengelolaan Laboratorium IPS dan kurangnya pelatihan guru.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1301 Education Systems > 130106 Secondary Education 13 EDUCATION > 1302 Curriculum and Pedagogy > 130205 Humanities and Social Sciences Curriculum and Pedagogy (excl. Economics, Business and Management) 13 EDUCATION > 1303 Specialist Studies In Education > 130303 Education Assessment and Evaluation |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial |
| Depositing User: | Ms Elsa Alief Nasiqoh |
| Date Deposited: | 11 Jun 2026 02:39 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 02:39 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/54652 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
