HUBUNGAN ANTARA SELF ESTEEM DENGAN QUARTER LIFE CRISIS PADA MAHASISWA YANG BEKERJA SEBAGAI DRIVER OJEK ONLINE DI JEMBER

Rahmawati, Riris (2026) HUBUNGAN ANTARA SELF ESTEEM DENGAN QUARTER LIFE CRISIS PADA MAHASISWA YANG BEKERJA SEBAGAI DRIVER OJEK ONLINE DI JEMBER. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Riris Rahmawati_222103050002.pdf

Download (12MB)

Abstract

Riris Rahmawati, 2026: Hubungan Antara Self esteem dengan Quarter life crisis pada Mahasiswa yang Bekerja Sebagai Driver Ojek Online di Jember.

Kata kunci: Self esteem, Quarter life crisis, Mahasiswa, Driver Ojek Online

Di era ekonomi digital, mahasiswa yang bekerja sebagai driver ojek online semakin bertambah, menempatkan mereka pada peran ganda dengan tekanan akademik dan pekerjaan yang berjalan bersamaan. Kondisi ini berpotensi melemahkan self esteem mahasiswa, yang pada gilirannya meningkatkan kerentanan mereka terhadap quarter life crisis yang ditandai dengan kecemasan, kebingungan dalam mengambil keputusan, perasaan putus asa, penilaian diri yang negatif, perasaan terjebak dalam keadaan sulit, khawatir terhadap hubungan interpersonal dan perasaan tertekan. Self esteem sendiri merupakan aspek psikologis penting pada masa dewasa awal yang dipengaruhi oleh berbagai tuntutan akademik, sosial, dan ekonomi. Namun, penelitian yang secara khusus mengkaji hubungan self esteem dengan quarter life crisis pada mahasiswa driver ojek online di Jember masih terbatas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self esteem dengan quarter life crisis pada mahasiswa yang bekerja sebagai driver ojek online di Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Non-Probability Sampling dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling sebagai pendukung dengan jumlah responden sebanyak 70 mahasiswa. Instrumen yang digunakan adalah Rosenberg Self esteem Scale (RSES)dan Quarter life crisis Scale (QLCS) yang disusun dalam bentuk skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara self esteem dan quarter life crisis dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,797 (ρ < 0,05) yang tergolong kategori kuat. Artinya, semakin rendah self esteem yang dimiliki individu maka semakin tinggi quarter life crisis yang dialami, dan sebaliknya. Temuan ini menegaskan bahwa self esteem berperan penting sebagai faktor psikologis yang menentukan kerentanan individu terhadap quarter life crisis, khususnya bagi mahasiswa yang menjalani peran ganda. Oleh karena itu, diperlukan penguatan self esteem melalui layanan bimbingan dan konseling serta dukungan sosial agar mahasiswa mampu beradaptasi secara lebih optimal.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology > 170106 Health, Clinical and Counselling Psychology
17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology > 170109 Personality, Abilities and Assessment
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Psikologi Islam
Depositing User: Ses Riris Rahmawati
Date Deposited: 15 Jun 2026 03:41
Last Modified: 15 Jun 2026 03:41
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/54812

Actions (login required)

View Item View Item