Zuhria, Aminatus (2026) Strategi Rumah Baca Cahaya Dalam Meningkatkan Literasi Masyarakat Di Desa Pohsangit Tengah Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Aminatus Zuhria _204103020023.pdf Download (3MB) |
Abstract
Aminatus Zuhria, 2026: Strategi Rumah Baca Cahaya dalam Meningkatkan Literasi Masyarakat di Desa Pohsangit Tengah Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo
Kata Kunci: Strategi, Rumah Baca Cahaya, Literasi Masyarakat Rendahnya tingkat literasi masyarakat masih menjadi permasalahan pendidikan yang memerlukan perhatian serius, terutama pada masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap sumber belajar dan fasilitas pendidikan nonformal. Kondisi tersebut mendorong munculnya lembaga literasi berbasis masyarakat sebagai bentuk alternatif pemberdayaan pendidikan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui keberadaan Rumah Baca Cahaya yang berperan dalam menyediakan ruang belajar, akses bacaan, serta kegiatan literasi bagi masyarakat. Fokus penelitian ini adalah: (1) Bagaimana strategi Rumah Baca Cahaya dalam meningkatkan literasi masyarakat di Desa Pohsangit Tengah Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo? (2) Bagaimana dampak dari adanya Rumah Baca Cahaya dalam meningkatkan literasi masyarakat di Desa Pohsangit Tengah Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo? Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan strategi Rumah Baca Cahaya dalam meningkatkan literasi masyarakat (2) mengetahui dampak dari strategi Rumah Baca Cahaya yang dirasakan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, analisis data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) strategi Rumah Baca Cahaya dalam meningkatkan literasi masyarakat dilakukan melalui berbagai program berbasis kebutuhan masyarakat, yaitu penyediaan bimbingan belajar gratis, pelaksanaan kegiatan literasi kreatif seperti pelatihan menulis dan mendongeng, program pustaka motor bergerak untuk menjangkau wilayah yang sulit mengakses bahan bacaan, serta program sidak TPQ yang menyatukan kegiatan literasi dengan pendidikan keagamaan melalui kegiatan membaca buku, dongeng edukatif, dan pemberian bantuan Iqro‘ serta Al-Qur‘an. Strategi tersebut dilaksanakan melalui tahapan pemberdayaan masyarakat yang meliputi penyadaran, pengkapasitasan, dan pendayaan sehingga masyarakat berperan aktif dalam proses literasi. (2) Dampak yang dihasilkan meliputi meningkatnya minat baca masyarakat, peningkatan prestasi belajar anak, terbentuknya budaya belajar di lingkungan masyarakat, meningkatnya partisipasi sosial, serta membantu meringankan beban ekonomi keluarga melalui layanan pendidikan gratis. Dengan demikian, Rumah Baca Cahaya terbukti berperan sebagai lembaga literasi berbasis masyarakat yang efektif dalam meningkatkan literasi sekaligus memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY > 1607 Social Work > 160799 Social Work not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam |
| Depositing User: | Ms Aminatus Zuhria |
| Date Deposited: | 15 Jun 2026 07:44 |
| Last Modified: | 15 Jun 2026 07:44 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/54963 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
