Imaroh, Nurul (2026) Hiperrealitas dan Simulakra Endorse Instagram Pada Mahasantri Universitas Ibrahimy Situbondo. Masters thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Nurul Imaroh_223206070003.pdf Download (24MB) |
Abstract
Nurul Imaroh. 2026 Hiperrealitas dan Simulakra Endorse Instagram Pada Mahasantri Universitas Ibrahimy Situbondo Tesis. Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. Pembimbing I: Dr. Hj. Siti Raudhatul Jannah, S.Ag., M. Med. Kom. Pembimbing II: Dr. H. Sofyan Hadi, M.Pd.
Kata Kunci: Hiperrealitas, Simulakra, Endorse Instagram.
Perkembangan media sosial di era digital telah membawa perubahan dalam kehidupan mahasantri di lingkungan pesantren, termasuk di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo. Di tengah kebijakan pesantren yang membatasi penggunaan telepon genggam dan akses media sosial sebagai bentuk kontrol terhadap kehidupan santri, Instagram tetap hadir dan memengaruhi pola interaksi, konsumsi informasi, serta gaya hidup mahasantri. Praktik endorsement di Instagram menjadi bagian dari dinamika digital tersebut karena menampilkan citra visual dan narasi promosi yang membentuk persepsi tentang produk, gaya hidup, dan identitas sosial.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan dan persepsi mahasantri dalam memaknai simulakra endorsement Instagram serta mengungkap bentuk hiperrealitas yang dialami mahasantri Universitas Ibrahimy Situbondo di lingkungan Pondok Pesantren Sukorejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas tujuh informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, meliputi lima mahasantri pengguna aktif Instagram, satu pengurus keamanan pesantren, dan satu pengurus bidang usaha pesantren. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi digital, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif interpretatif menggunakan teori simulakra dan hiperrealitas Jean Baudrillard.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasantri menerima endorsement Instagram sebagai realitas digital yang meyakinkan dan tampak nyata meskipun dibangun melalui manipulasi visual, filter, editing, serta narasi simbolik yang diproduksi influencer. Endorsement membentuk persepsi mahasantri terhadap produk dan gaya hidup tertentu, mendorong munculnya konsumsi simbolik dan gaya hidup estetik yang dipandang lebih ideal dibanding realitas keseharian. Hiperrealitas terbentuk melalui dominasi visual dan narasi digital yang mengaburkan batas antara kenyataan dan pencitraan di media sosial. Meski demikian, pesantren tetap menjaga kontrol terhadap dinamika digital tersebut melalui regulasi penggunaan telepon genggam dan pengawasan media sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa endorsement Instagram telah menjadi ruang simulasi yang membentuk cara mahasantri memahami realitas sosial di tengah budaya digital pesantren
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | 16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY > 1604 Human Geography > 160499 Human Geography not elsewhere classified |
| Divisions: | Program Magister > Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | sis Nurul Imaroh |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 01:07 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 01:07 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/55082 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
