Wafi, Abdul (2026) IMPLEMENTASI PRINSIP AKUNTANSI SYARIAH SEBAGAI BASIS INTEGRITAS PENCATATAN PRODUKSI PADA UMKM KERAJINAN KULIT DESA MANGARAN KECAMATAN AJUNG KABUPATEN JEMBER. Undergraduate thesis, UIN KHAS JEMBER.
|
Text
IMPLEMENTASI PRINSIP AKUNTANSI SYARIAH SEBAGAI (REVISI PENOMERAN).pdf Download (3MB) |
Abstract
UMKM kerajinan kulit di Desa Mangaran memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Namun, praktik pencatatan produksi yang dilakukan masih sederhana, manual, dan belum sistematis. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan ketidaktepatan data penggunaan bahan baku, jumlah hasil produksi, serta perhitungan biaya produksi. Dalam perspektif akuntansi syariah, pencatatan usaha harus berlandaskan prinsip kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas sebagai dasar integritas pengelolaan usaha.
Fokus penelitian ini adalah: 1) Bagaimana praktik pencatatan produksi yang dijalankan oleh UMKM kerajinan kulit di Desa Mangaran. 2) Bagaimana peran prinsip akuntansi syariah dalam membangun integritas pencatatan produksi pada UMKM kerajinan kulit di Desa Mangaran.
Tujuan penelitian diarahkan untuk: 1) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan praktik pencatatan produksi yang dilakukan oleh UMKM kerajinan kulit di Desa Mangaran. 2) Untuk menjelaskan peran prinsip akuntansi syariah sebagai basis integritas pencatatan produksi pada UMKM kerajinan kulit.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM kerajinan kulit di Desa Mangaran. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pencatatan produksi pada UMKM kerajinan kulit di Desa Mangaran masih tergolong sederhana, tidak terstruktur, dan belum dilakukan secara konsisten. Pencatatan umumnya hanya sebatas pengeluaran kas tanpa pemisahan yang jelas antara biaya bahan baku, tenaga kerja, dan hasil produksi. Sebagian pelaku usaha masih mengandalkan ingatan, sehingga informasi produksi kurang akurat dan menyulitkan dalam menentukan harga pokok produksi serta evaluasi usaha. Selain itu, implementasi prinsip akuntansi syariah yang meliputi kejujuran (shidq), transparansi (tabyin), dan akuntabilitas belum berjalan optimal. Hal ini terlihat dari pencatatan yang belum lengkap, keterbukaan informasi yang terbatas, serta lemahnya pertanggungjawaban karena tidak tersedianya data produksi yang terdokumentasi dengan baik.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1402 Applied Economics > 140202 Economic Development and Growth 14 ECONOMICS > 1402 Applied Economics > 140214 Public Economics- Publically Provided Goods |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Akuntansi Syariah |
| Depositing User: | Abdul Wafii |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 02:14 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 02:14 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/55192 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
