Davina, Nabila (2026) STRES DAN STRATEGI KOPING PADA REMAJA PANTI ASUHAN YAYASAN BADAN PENOLONG PENDIDIKAN ANAK YATIM JEMBER. Undergraduate thesis, UIN KHAS JEMBER.
|
Text
Nabila Davina_221103050049.pdf Download (3MB) |
Abstract
Nabila Davina, 2026: Stres dan Strategi Koping pada Remaja Panti Asuhan Yayasan Badan Penolong Pendidikan Anak Yatim Jember.
Kata kunci: Stres, Strategi Koping, Remaja.
Stres pada remaja panti asuhan merupakan kondisi ketika individu merasakan tekanan akibat tuntutan hidup, keterbatasan dukungan keluarga, serta tekanan sosial yang melebihi kemampuannya. Stres yang dialami remaja panti asuhan memiliki perbedaan dengan remaja pada umumnya, karena mereka cenderung menghadapi masalah yang lebih kompleks seperti kehilangan peran keluarga, beban ekonomi, dan lingkungan pengasuhan yang berbeda. Untuk menghadapinya, remaja menggunakan strategi koping, yaitu upaya dalam mengelola dan menyesuaikan diri terhadap stres. Strategi ini meliputi problem focused coping yang berfokus pada penyelesaian masalah, serta emotional focused coping yang bertujuan mengatur emosi agar tetap terkendali.
Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana gambaran stres pada remaja panti asuhan Yabappenatim Jember? 2) Bagaimana gambaran strategi koping yang digunakan remaja panti asuhan Yabappenatim Jember?
Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk menggambarkan gambaran stres yang dialami oleh remaja panti asuhan Yabappenatim Jember. 2) Untuk menggambarkan gambaran strategi koping yang digunakan oleh remaja panti asuhan Yabappenatim Jember.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis fenomenologis. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dan termasuk dalam kategori in-depth interview. Subyek dipilih menggunakan purposive sampling dengan tiga orang remaja. Kemudian, teknik analisis data penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Penelitian ini sampai pada simpulan bahwa 1) Stres pada remaja panti asuhan Yabappenatim Jember didominasi oleh stres keluarga yang diperkuat oleh stres fisik dan sosial, seperti masalah ekonomi, pengalaman masa lalu, kurangnya kedekatan emosional, serta tekanan sosial berupa perbandingan diri, keterbatasan kebebasan, dan kecemasan akan masa depan, sehingga menunjukkan perbedaan karakteristik dengan remaja non-panti yang lebih banyak mengalami stres sekolah. 2) Dalam menghadapi kondisi tersebut, remaja cenderung menggunakan emotional focused coping dibandingkan problem focused coping, dengan koping distancing seperti, menghindari masalah, memendam perasaan, dan mengekspresikan emosi melalui menangis, yang hanya meredakan tekanan sementara tanpa menyelesaikan masalah secara tuntas, meskipun secara umum tidak terdapat perbedaan signifikan dalam penggunaan strategi koping antara remaja panti asuhan dan remaja pada umumnya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology > 170102 Developmental Psychology and Ageing |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Psikologi Islam |
| Depositing User: | Nabila Davina |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 02:57 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 02:57 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/55228 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
