Jayanti, Ike Budi (2026) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE WONDERING, EXPLORING, EXPLAINING (WEE) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS DITINJAU DARI SELF-EFFICACY PESERTA DIDIK PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS SMP NEGERI 1 SUKORAMBI JEMBER. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Ike Budi Jayanti_221101070024.pdf Download (7MB) |
Abstract
Ike Budi Jayanti, 2026: Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Wondering, Exploring, Explaining (WEE) Terhadap Pemahaman Konsep Matematis Ditinjau Dari Self-efficacy Peserta Didik Pada Materi Persamaan Garis Lurus SMP Negeri 1 Sukorambi Jember
Kata Kunci: Kooperatif Tipe Wondering, Exploring, Explaining, Pemahaman Konsep Matematis, Self-efficacy, Materi Persamaan Garis Lurus.
Pemahaman konsep matematis sangat penting bagi peserta didik, namun sifatnya yang abstrak sering kali menimbulkan kesulitan dalam proses pembelajaran. Model pembelajaran konvensional yang berpusat pada pendidik cenderung membuat peserta didik pasif dan kurang mendalami materi secara mandiri. Model pembelajaran kooperatif tipe Wondering, Exploring, Explaining (WEE) hadir sebagai solusi inovatif untuk melibatkan peserta didik secara aktif dan kolaboratif. Pendekatan ini dinilai sangat relevan untuk diterapkan pada materi persamaan garis lurus yang membutuhkan visualisasi grafis yang kuat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh model WEE terhadap pemahaman konsep matematis ditinjau dari self-efficacy peserta didik di SMP Negeri 1 Sukorambi, Jember.
Tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Wondering, Exploring, Explaining (WEE) terhadap pemahaman konsep matematis peserta didik pada materi persamaan garis lurus kelas VIII di SMP Negeri 1 Sukorambi, Jember, baik secara mandiri, ditinjau dari tingkat self-efficacy, maupun interaksi keduanya.
Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain eksperimen semu (Quasi-Experimental Design). Sampel dipilih secara purposive sampling, menetapkan kelas VIII A sebagai kelas eksperimen (model WEE) dan kelas VIII C sebagai kelas kontrol (konvensional). Data dikumpulkan melalui angket Self-efficacy, instrumen tes uraian (Post-test) pemahaman konsep matematis yang valid dan reliabel, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan statistik inferensial menggunakan uji ANOVA dua jalur (Two-Way ANOVA).
Hasil analisis menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model WEE terhadap pemahaman konsep matematis peserta didik (nilai sig. 0,000 < 0,05), dengan rata-rata Post-test kelas eksperimen (76,51) lebih tinggi daripada kelas kontrol (54,53). Sebaliknya, hasil uji menunjukkan tidak terdapat pengaruh signifikan dari faktor Self-efficacy (nilai sig. 0,883 > 0,05) maupun interaksi antara model pembelajaran dengan Self-efficacy (nilai sig. 0,576 > 0,05) terhadap pemahaman konsep matematis peserta didik. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe WEE dapat direkomendasikan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis di sekolah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 01 MATHEMATICAL SCIENCES > 0101 Pure Mathematics > 010102 Algebraic and Differential Geometry 01 MATHEMATICAL SCIENCES > 0101 Pure Mathematics > 010108 Operator Algebras and Functional Analysis |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Tadris Matematika |
| Depositing User: | Ms Ike Budi Jayanti |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 08:29 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 08:29 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/55941 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
