Hidayatur Rohma, Wanseli (2026) Peran Dosen Penasihat Akademik Dalam Optimalisasi Program Baca Tulis Qur’an Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. Masters thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Wanseli Hidayatur Rohma_243206030008.pdf Download (6MB) |
Abstract
Program Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) merupakan program wajib bagi mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember yang bertujuan untuk memastikan kemampuan dasar membaca dan menulis Al-Qur’an sesuai kaidah yang benar. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi beberapa tantangan, antara lain masih adanya sebagian mahasiswa yang belum menyelesaikan BTQ sesuai target yang ditetapkan, variasi tingkat kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya BTQ, serta belum meratanya peran dosen penasihat akademik (DPA) dalam proses pendampingan program. Kondisi ini menunjukkan bahwa BTQ pada sebagian mahasiswa masih dipersepsikan sebagai kewajiban administratif semata.
Fokus penelitian ini adalah: (1) bagaimana peran dosen penasihat akademik sebagai pembimbing dalam optimalisasi program BTQ mahasiswa PAI; (2) bagaimana peran dosen penasihat akademik sebagai motivator dan fasilitator dalam optimalisasi program BTQ; dan (3) bagaimana peran dosen penasihat akademik sebagai monitor dan evaluator dalam optimalisasi program BTQ mahasiswa PAI di UIN KHAS Jember. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara mendalam peran dosen penasihat akademik dalam ketiga aspek tersebut guna mengetahui sejauh mana kontribusinya dalam mendukung keberhasilan program BTQ. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan analisis data model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan/verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) DPA berperan sebagai pembimbing melalui arahan, pendampingan individual, serta pembinaan BTQ yang didukung pelaksanaan mata kuliah BTQ setiap hari Senin dan Kamis sebelum mahasiswa melakukan setoran; (2) DPA berperan sebagai motivator dan fasilitator melalui pemberian dorongan, penguatan kesadaran pentingnya BTQ, serta penyediaan akses bimbingan yang fleksibel melalui WhatsApp group; dan (3) DPA berperan sebagai monitor dan evaluator melalui pengecekan progres mahasiswa di sistem SISTER, pengawasan berkala, dan penilaian kemampuan membaca Al-Qur’an. Namun, pelaksanaan peran tersebut belum merata karena perbedaan pendekatan antar dosen dan belum optimalnya konsistensi sebagian mahasiswa dalam menyelesaikan BTQ.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa DPA berperan penting dalam optimalisasi program BTQ dan telah berjalan cukup optimal, meskipun pelaksanaannya belum merata sehingga diperlukan sistem pembimbingan dan evaluasi yang lebih terstruktur.
Kata Kunci: Peran (DPA), Optimalisasi Program BTQ, Mahasiswa (PAI).
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies |
| Divisions: | Program Magister > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Wanseli Hidayatur Rohma |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 01:49 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 01:49 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/55970 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
