Profil Penalaran Matematis Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Bangun Ruang Ditinjau Dari Gaya Berpikir Gregorc Di SMP Negeri 2 Ambulu

Mafina, Fiza (2026) Profil Penalaran Matematis Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Bangun Ruang Ditinjau Dari Gaya Berpikir Gregorc Di SMP Negeri 2 Ambulu. Undergraduate thesis, UIN KH Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
FIZA MAFINA (221101070049).pdf

Download (9MB)

Abstract

Kata Kunci: Penalaran Matematis, Bangun Ruang, Gaya Berpikir Gregorc
Penalaran matematis penting dimiliki siswa dalam menyelesaikan soal bangun ruang karena berkaitan dengan proses penyusunan langkah penyelesaian secara logis dan sistematis. Dalam menyelesaikan masalah, setiap siswa memiliki gaya berpikir yang berbeda dalam menerima dan mengolah informasi. Perbedaan gaya berpikir tersebut dapat ditinjau melalui gaya berpikir Gregorc, diantaranya sekuensial konkret, sekuensial abstrak, acak konkret, dan acak abstrak. Hal ini menunjukkan adanya keterkaitan antara penalaran matematis dengan gaya berpikir siswa.
Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mendeskripsikan profil penalaran matematis siswa dengan gaya berpikir sekuensial konkret pada materi bangun ruang, 2) Mendeskripsikan profil penalaran matematis siswa dengan gaya berpikir sekuensial abstrak pada materi bangun ruang, 3) Mendeskripsikan profil penalaran matematis siswa dengan gaya berpikir acak konkret pada materi bangun ruang, 4) Mendeskripsikan profil penalaran matematis siswa dengan gaya berpikir acak abstrak pada materi bangun ruang.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif. Pemilihan subjek dipilih berdasarkan angket gaya berpikir Gregorc dan nilai ulangan harian materi bangun ruang. Subjek penelitian berjumlah 8 siswa, masing-masing terdiri atas 2 siswa pada setiap kategori gaya berpikir. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah angket gaya berpikir Gregorc, tes penalaran matematis, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini mengacu pada model analisis data Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Siswa dengan gaya berpikir sekuensial konkret cenderung tidak mengajukan dugaan awal, namun menyelesaikan masalah secara runtut meskipun belum sepenuhnya tepat dalam pemodelan dan pembuktian, 2) Siswa dengan gaya berpikir sekuensial abstrak menunjukkan penalaran yang lebih lengkap, ditandai dengan kemampuan mengajukan dugaan, menyusun bukti secara sistematis, serta melakukan generalisasi secara rinci, 3) Siswa dengan gaya berpikir acak konkret cenderung menggunakan pendekatan coba-coba dengan langkah yang kurang terstruktur, meskipun tetap dapat menarik kesimpulan sesuai hasil perhitungan, 4) Siswa dengan gaya berpikir acak abstrak mampu mengajukan dugaan dan menggeneralisasikan penyelesaian, namun belum melakukan pemeriksaan kembali terhadap kesahihan argumen secara menyeluruh.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 01 MATHEMATICAL SCIENCES > 0101 Pure Mathematics > 010102 Algebraic and Differential Geometry
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Tadris Matematika
Depositing User: Fiza Mafina
Date Deposited: 26 Jun 2026 01:39
Last Modified: 26 Jun 2026 01:39
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/56234

Actions (login required)

View Item View Item