Safitri, Khoiriyah Dwi (2026) Kafaah dalam Perspektif Santri Perempuan Modern di Jawa Timur: Studi tentang Selektivitas Perempuan dalam Memilih Pasangan di Era Ketimpangan Gender Terbalik. Masters thesis, UIN KH Achmad Shiddiq jember.
|
Text
Khoiriyah Dwi Safitri _243206050003.pdf Download (7MB) |
Abstract
ABSTRAK
Khoiriyah Dwi Safitri, 2026: Kafaah dalam Perspektif Santri Perempuan Modern di Jawa Timur: Studi tentang Selektivitas Perempuan dalam Memilih Pasangan di Era Ketimpangan Gender Terbalik. Tesis Program Studi Hukum Keluarga Islam Pascasarjana Universitas Islam Jember. Pembimbing I : Dr. Martoyo, S.H., M.H. Pembimbing II : Dr. Abdul Wahab, M.H. I
Kata Kunci: Kafaah, Perempuan Modern, Selektivitas memilih pasangan, Ketimpangan Gender Terbalik.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan cara pandang santri perempuan modern dalam memilih pasangan hidup seiring meningkatnya tingkat pendidikan, kemandirian ekonomi, dan kesadaran gender. Fenomena tersebut memunculkan pergeseran pemaknaan konsep kafaah yang tidak lagi hanya dipahami dalam aspek agama, nasab, dan ekonomi, tetapi juga mencakup kesepadanan pola pikir, kematangan emosional, pendidikan, dan visi kehidupan. Penelitian ini mengkaji konsep kafaah dalam perspektif santri perempuan modern di Jawa Timur sebagai landasan selektivitas dalam memilih pasangan, formulasi penalaran yang digunakan dalam menentukan pasangan, serta implementasi dan relevansi sosial konsep kafaah dalam kehidupan pernikahan pada era ketimpangan gender terbalik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep kafaah, menganalisis formulasi penalaran, serta mengevaluasi implementasi dan relevansi sosial konsep kafaah dalam kehidupan pernikahan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologi hukum dan metode kualitatif fenomenologis. Data diperoleh melalui kuesioner, wawancara mendalam, observasi pasif, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep kafaah dalam perspektif santri perempuan modern tidak mengalami perubahan pada substansi normatifnya, terutama pada aspek agama sebagai kriteria utama dalam menentukan pasangan. Namun, terjadi pergeseran pada tataran pemaknaan dan penerapannya ke arah yang lebih kontekstual dengan mempertimbangkan kesepadanan pola pikir, komunikasi, kematangan emosional, pendidikan, dan visi kehidupan. Formulasi penalaran terhadap konsep kafaah terbentuk melalui pengaruh keluarga, pendidikan, lingkungan sosial, pengalaman relasi, dan media digital yang menghasilkan pola penalaran normatif, kontekstual, dan reflektif. Dalam praktiknya, konsep kafaah tetap relevan sebagai landasan selektivitas pasangan untuk membangun relasi yang setara, stabil, dan berkelanjutan. Dengan demikian, konsep kafaah tetap mempertahankan substansi normatif Islam, namun dimaknai dan diterapkan secara lebih kontekstual sesuai perkembangan sosial santri perempuan modern.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180113 Family Law 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180119 Law and Society 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012801 Pernikahan (Secara Umum) 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012802 Khitbah & Kafaah 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220405 Religion and Society |
| Divisions: | Program Magister > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Khoiriyah Dwi Safitri |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 01:50 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 01:50 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/56239 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
