STRATEGI BALAI KB DALAM MENCEGAH BABY BLUES SYNDROME PADA IBU PASCA MELAHIRKAN DI DESA MANGGISAN KECAMATAN TANGGUL KABUPATEN JEMBER

BAIDILLAH, IFADAH MAZIAH (2026) STRATEGI BALAI KB DALAM MENCEGAH BABY BLUES SYNDROME PADA IBU PASCA MELAHIRKAN DI DESA MANGGISAN KECAMATAN TANGGUL KABUPATEN JEMBER. Undergraduate thesis, UIN KH Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Ifadah Maziah Baidillah_212103030032.pdf

Download (2MB)

Abstract

Fenomena baby blues syndrome pasca melahirkan masih menjadi persoalan serius dengan prevalensi tinggi di Indonesia. Kondisi ini, bila tidak ditangani, dapat berkembang menjadi depresi postpartum yang berimplikasi buruk bagi ibu dan bayi. Dalam konteks tersebut, Balai KB Desa Manggisan Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember menunjukkan peran strategis melalui program edukasi dan konseling yang terbukti mampu mencegah munculnya gejala baby blues pada ibu melahirkan, menjadikan fenomena ini menarik untuk diteliti lebih lanjut.
Fokus penelitian dari penelitian ini ialah 1) Bagaimana strategi Balai KB dalam mencegah baby blues syndrome pada ibu pasca melahirkan di Desa Manggisan Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember?. 2). Apa program yang telah diterapkan oleh Balai KB untuk mencegah baby blues syndrome di Desa Manggisan Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember?.
Tujuan Penelitian dari penelitian ini yaitu 1). Untuk mengetahui strategi Balai KB dalam mencegah baby blues syndrome pada ibu pasca melahirkan di Desa Manggisan Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember. 2). Untuk mengetahui program yang telah diterapkan oleh Balai KB untuk mencegah baby blues syndrome di Desa Manggisan Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan informan narapidana, kepala Lembaga Pemasyarakatan, dan pembimbing kemasyarakatan. Sumber data menggunakan data primer berdasarkan wawancara, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data ditinjau berdasarkan metode triangulasi sumber dan teknik.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah strategi Balai KB dalam mencegah baby blues syndrome pada ibu pasca melahirkan di Desa Manggisan Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan bersifat komprehensif dan terintegrasi. Terdapat tiga strategi utama yang diterapkan, yaitu: 1) Pendampingan psikologis melalui home visit oleh kader posyandu pada masa krusial dua minggu pertama pasca melahirkan. 2) Sosialisasi dan edukasi yang dilakukan secara rutin di posyandu, bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu, suami, dan keluarga mengenai perawatan bayi serta kesehatan ibu. 3) Kolaborasi lintas sektoral antara Balai KB, kader posyandu, bidan desa, dan puskesmas. Program yang telah diterapkan oleh Balai KB untuk mencegah baby blues syndrome di Desa Manggisan Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember menunjukkan bahwa intervensi yang dilakukan melalui Program edukasi, pendampingan, dan layanan kesehatan terintegrasi yang mampu memberikan kontribusi nyata dalam membantu ibu pasca melahirkan menghadapi tantangan psikologis.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY > 1607 Social Work > 160702 Counselling, Welfare and Community Services
16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY > 1607 Social Work > 160703 Social Program Evaluation
16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY > 1608 Sociology > 160801 Applied Sociology, Program Evaluation and Social Impact Assessment
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: ifadah ifadah baidillah
Date Deposited: 26 Jun 2026 03:25
Last Modified: 26 Jun 2026 03:25
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/56297

Actions (login required)

View Item View Item