sari, wahyuning (2026) Identifikasi Situs Kolonial di Kawasan Pabrik Kopi Gunung Gumitir dan Pemanfaatannya dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di SMPN 5 Silo Jember. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Wahyuningsari_Tadris IPS_224101090008.pdf Download (10MB) |
Abstract
Kata Kunci: Situs Kolonial, Gunung Gumitir, Sumber Belajar IPS, Pembelajaran Kontekstual, Sejarah Lokal
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemanfaatan situs sejarah lokal sebagai sumber belajar IPS di sekolah, padahal lingkungan sekitar peserta didik memiliki potensi yang besar untuk mendukung pembelajaran yang kontekstual dan bermakna. Kawasan Pabrik Kopi Gunung Gumitir memiliki beberapa peninggalan kolonial Belanda seperti Pabrik Kopi Gunung Gumitir, Terowongan Mrawan, Stasiun Mrawan, dan Rumah Manager yang mengandung nilai historis, sosial, ekonomi, dan geografis, namun belum dimanfaatkan secara optimal dalam pembelajaran IPS. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan identifikasi peninggalan kolonial di Kawasan Pabrik Kopi Gunung Gumitir, menganalisis nilai-nilai historis yang terkandung di dalamnya serta relevansinya dengan materi IPS tingkat SMP, dan mendeskripsikan pemanfaatan hasil identifikasi situs kolonial tersebut sebagai sumber belajar IPS berbentuk modul pembelajaran di SMPN 5 Silo Jember.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pihak Perkebunan Gunung Gumitir, guru IPS, dan peserta didik SMPN 5 Silo. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat situs kolonial utama di Kawasan Pabrik Kopi Gunung Gumitir, yaitu Pabrik Kopi Gunung Gumitir, Terowongan Mrawan, Stasiun Mrawan, dan Rumah Manager yang saling berkaitan sebagai satu kesatuan sistem perkebunan kolonial Belanda. Keempat situs tersebut mengandung nilai historis yang berkaitan dengan kolonialisme ekonomi, kapitalisme perkebunan, sistem transportasi kolonial, serta sistem kontrol spasial kolonial pada masa Hindia Belanda. Nilai-nilai historis tersebut memiliki relevansi dengan materi IPS SMP, khususnya materi kolonialisme dan imperialisme. Hasil identifikasi situs kolonial kemudian dimanfaatkan sebagai sumber belajar IPS melalui penyusunan modul pembelajaran berbasis sejarah lokal yang diterapkan pada peserta didik SMPN 5 Silo. Pemanfaatan tersebut membantu peserta didik memahami materi IPS secara lebih kontekstual, meningkatkan minat belajar, serta menumbuhkan kesadaran terhadap pelestarian sejarah lokal.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa situs kolonial di Kawasan Pabrik Kopi Gunung Gumitir memiliki potensi yang besar sebagai sumber belajar IPS berbasis sejarah lokal. Keberadaan empat situs kolonial tersebut tidak hanya menjadi bukti perkembangan sistem perkebunan pada masa Hindia Belanda, tetapi juga memiliki relevansi dengan materi IPS di tingkat SMP serta dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna bagi peserta didik SMPN 5 Silo Jember.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1301 Education Systems > 130106 Secondary Education |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial |
| Depositing User: | wahyu wahyuning sari |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 01:28 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 01:28 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/56313 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
