TATA KELOLA WAKAF TANAH PRODUKTIF MASJID AL-HUDA DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI MASYARAKAT DESA KARANGREJO KECAMATAN GUMUKMAS KABUPATEN JEMBER

St, Monica Dwi M (2026) TATA KELOLA WAKAF TANAH PRODUKTIF MASJID AL-HUDA DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI MASYARAKAT DESA KARANGREJO KECAMATAN GUMUKMAS KABUPATEN JEMBER. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
ST MONICA DWI M_233206060027.pdf

Download (4MB)

Abstract

ST Monica Dwi M. Tata Kelola Wakaf Tanah Produktif Masjid Al-Huda Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Desa Karangrejo Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember. Tesis. Program Studi Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN KHAS Jember. Pembimbing I: Prof. Dr. Moch. Chotib, S. Ag., M.M. Pembimbing II: Dr. Fauzan, S.Pd., M.Si.
Kata Kunci: Tata Kelola, Wakaf Tanah Produktif, Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat, Masjid Al-Huda
Wakaf sebagai instrumen keuangan sosial Islam menyimpan potensi transformatif yang belum sepenuhnya terealisasi di Indonesia. Data SIWAK (2025) mencatat 57.263,69 hektar tanah wakaf di 440.512 titik lokasi, namun lebih dari tiga perempatnya masih terkunci dalam fungsi konsumtif. Penelitian ini mengkaji fenomena Wakaf di Masjid Al-Huda di Desa Karangrejo, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember yang mengelola 12,7 hektar aset wakaf (81,4% dari total wakaf tiga lembaga masjid di desa tersebut) sebagai model wakaf produktif pedesaan yang berhasil membangun ekosistem ekonomi inklusif.
Fokus penelitian pada penelitian ini yaitu bagaimana tata kelola wakaf tanah produktif dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, bagaimana strategi pengembangannya, dan bagaimana hasil pengelolaannya terhadap pertumbuhan ekonomi Masyarakat Desa Karangrejo Kecamatan Gumukmas. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis proses tata kelola wakaf tanah produktif, menganalisis strategi pengembangannya, serta menganalisis efektivitas hasil tata kelola aset tersebut dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Desa Karangrejo, Kecamatan Gumukmas.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Lokasi penelitian berpusat di Masjid Al-Huda Desa Karangrejo sebagai pengelola aset wakaf seluas 12,7 hektar. Ketertarikan penelitian ini didasarkan pada keberhasilan nazhir dalam mengelola lahan wakaf pertanian yang kemudian dikembangkan menjadi sektor pendidikan formal serta ekosistem perdagangan mikro.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola wakaf Masjid Al-Huda memenuhi lima prinsip good governance secara substansif melalui instrumen RAPBM yang transparan dan akuntabel, mendistribusikan Rp300 juta per tahun ke tiga jalur yaitu Masjid (50%), Pesantren (25%), dan Maslahatil Muslim (25%). Strategi pengembangan melalui empat fungsi POAC menghasilkan dampak ekonomi. Dimana investasi wakaf di sektor pendidikan secara organik memicu lahirnya 7 unit usaha mikro tanpa perencanaan tambahan dari nazhir. Hasil pengelolaan terbukti inklusif menjangkau 71 petani, 23 pendidik, dan 7 pedagang secara bersamaan, menciptakan 101 lapangan kerja langsung, mandiri tanpa donasi eksternal, serta melahirkan efek replikasi kelembagaan di mana penerima manfaat bertransformasi menjadi wakif aktif.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: 14 ECONOMICS > 1401 Economic Theory > 140199 Economic Theory not elsewhere classified
Divisions: Program Magister > Ekonomi Syariah
Depositing User: ST Monica Dwi M
Date Deposited: 29 Jun 2026 02:25
Last Modified: 29 Jun 2026 02:25
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/56379

Actions (login required)

View Item View Item