Akmalia Abadi, Niliya (2026) ANALISIS BLUEPRINT MASYARAKAT PROBOLINGGO TENTANG PEMANFAATAN FENOMENA ANGIN GENDING SEBAGAI SUMBER BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL. Undergraduate thesis, UIN KHAS JEMBER.
|
Text
Niliya Akmalia Abadi_221101090002.pdf Download (2MB) |
Abstract
Niliya Akmalia Abadi, 2026: Analisis Blueprint Masyarakat Probolinggo Tentang Pemanfaatan Fenomena Angin Gending Seabagai Sumber Belajar IPS
Kata Kunci : Angin Gending, Pertanian Bawang Merah, Pengetahuan Lokal Masyarakat, Sumber Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial.
Fenomena angin lokal merupakan bagian dari kajian geografi fisik yang berkaitan dengan kondisi atmosfer dan pengaruhnya terhadap kehidupan masyarakat. Salah satu fenomena tersebut adalah Angin Gending di Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, yang merupakan tipe angin fohn bersifat panas dan kering pada musim kemarau sekitar bulan Juni hingga September. Fenomena ini tidak hanya dipahami sebagai gejala alam, tetapi juga dimanfaatkan masyarakat dalam pertanian bawang merah karena dianggap mampu meningkatkan kualitas dan produktivitas hasil panen. Selain itu, Angin Gending berpotensi dijadikan sumber belajar IPS berbasis lingkungan dan kearifan lokal, meskipun kajian ilmiah mengenai fenomena ini masih terbatas.
Rumusan penelitian ini yaitu: (1) bagaimana Blueprint masyarakat tentang fenomena Angin Gending serta pemanfaatannya dalam sektor pertanian bawang merah, dan (2) bagaimana pemanfaatan fenomena Angin Gending sebagai sumber belajar IPS pada materi perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Blueprint masyarakat mengenai fenomena Angin Gending serta pemanfaatannya dalam sektor pertanian bawang merah, dan menganalisis potensi fenomena Angin Gending sebagai sumber belajar IPS pada materi perubahan iklim.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilakukan di Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Subjek penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling yang melibatkan petani, buruh tani, pedagang bawang merah, guru IPS, dan siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Kecamatan Gending memiliki sistem pengetahuan lokal yang baik tentang fenomena Angin Gending, yang terbentuk melalui pengalaman hidup, interaksi dengan lingkungan, dan diwariskan secara turun-temurun. Masyarakat memahami karakteristik, waktu kemunculan, serta manfaat Angin Gending bagi pertanian bawang merah, terutama sebagai penanda musim tanam yang dapat mendukung peningkatan produktivitas. Namun, fenomena ini juga menimbulkan dampak negatif berupa meningkatnya serangan hama dan penurunan harga bawang saat panen raya. Untuk mengatasi dampak tersebut, petani mengembangkan berbagai strategi adaptasi guna menjaga produktivitas dan keberlangsungan ekonomi pertanian. Selain itu, fenomena Angin Gending berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber belajar IPS kontekstual pada materi perubahan iklim dan jenis-jenis angin di kelas VII SMP berbasis kearifan lokal masyarakat.
Kebaruan penelitian ini terletak pada kajian pengetahuan lokal masyarakat tentang Angin Gending, dampaknya terhadap pertanian bawang merah, serta pemanfaatannya sebagai sumber belajar IPS kontekstual di SMP kelas VII. Penelitian ini mengintegrasikan pengetahuan lokal, praktik pertanian, dan pembelajaran IPS dalam satu kajian yang belum pernah dikaji sebelumnya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 04 EARTH SCIENCES > 0401 Atmospheric Sciences > 040107 Meteorology |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial |
| Depositing User: | Niliya Abadi |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 02:34 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 02:34 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/56384 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
