Resiliensi Remaja dengan Kondisi Fatherless dan Motherless dalan Menghadapi Tantangan Hidup: Studi Kasus pada Remaja yang Berprestasi dan Berwirausaha

Jamaliyah, Ainiyah (2026) Resiliensi Remaja dengan Kondisi Fatherless dan Motherless dalan Menghadapi Tantangan Hidup: Studi Kasus pada Remaja yang Berprestasi dan Berwirausaha. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Ainiyah Jamaliyah_221103030049.pdf

Download (20MB)

Abstract

Ainiyah Jamaliyah, 2026: Resiliensi Remaja dengan Kondisi Fatherless dan Motherless dalan Menghadapi Tantangan Hidup: Studi Kasus pada Remaja yang Berprestasi dan Berwirausaha.
Kata Kunci: Resiliensi, Remaja, Fatherless, Motherless, Tantangan Hidup.
Remaja dengan kondisi fatherless dan motherless yang umumnya dikaitkan dengan berbagai dampak negatif terhadap perkembangan emosional, sosial, dan psikologis. Hal yang berbeda ditemukan pada seorang remaja yang tetap mampu menunjukkan prestasi akademik dan aktif dalam kegiatan kewirausahaan meskipun mengalami kondisi tersebut.
Fokus masalah yang diteliti dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana gambaran remaja dengan kondisi fatherless dan motherless dalam menghadapi tantangan hidup? 2) Apa saja strategi yang dilakukan remaja dengan kondisi Fatherless dan Motherless dalam menghadapi tantangan hidup?
Tujuan penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui gambaran resiliensi remaja dengan kondisi fatherless dan motherless dalam menghadapi tantangan hidup. 2) untuk mengtahui gambaran strategi resiliensi remaja dengan kondisi fatherless dan motherless dalam menghadapi tantangan hidup.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus, penentuan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Adapun analisis data menggunakan teknik kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber.
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah: 1) Gambaran resiliensi tersebut dapat dilihat melalui aspek I Am, I Have, dan I Can. Pada aspek I Am, M menunjukkan sikap sabar, optimis, pantang menyerah, bertanggung jawab, serta memiliki motivasi untuk sukses dan membahagiakan nenek serta ibunya. Pada aspek I Have, M memperoleh dukungan sosial yang positif dari nenek, saudara, teman, dan guru yang memberikan perhatian, motivasi, bantuan emosional, maupun bantuan praktis dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan pada aspek I Can, M mampu mengelola emosi, berkomunikasi dengan baik, mencari solusi ketika menghadapi masalah, meminta bantuan kepada orang terdekat, serta aktif mengembangkan potensi diri melalui organisasi, perlombaan, usaha, dan keterampilan di bidang make up. 2) Strategi remaja dalam meningkatkan resiliensi resiliensi remaja M terbentuk melalui perpaduan antara kekuatan diri, dukungan sosial, spiritualitas, dan motivasi untuk mencapai kehidupan yang lebih baik.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY > 1699 Other Studies in Human Society > 169999 Studies in Human Society not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: Ainiyah Jamaliyah
Date Deposited: 29 Jun 2026 07:37
Last Modified: 29 Jun 2026 07:37
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/56504

Actions (login required)

View Item View Item