Implementasi Konseling Sebaya oleh Duta Genre dalam Peningkatan Kemampuan Pengambilan Keputusan melalui Program PIK-R di Desa Kesilir

Ibnu Khamid, Nur Mokhamad (2026) Implementasi Konseling Sebaya oleh Duta Genre dalam Peningkatan Kemampuan Pengambilan Keputusan melalui Program PIK-R di Desa Kesilir. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Nur Mokhamad Ibnu Khamid_222103030059 (2).pdf

Download (14MB)

Abstract

Nur Mokhamad Ibnu Khamid, 2026: Implementasi Konseling Sebaya oleh Duta Genre dalam Peningkatan Kemampuan Pengambilan Keputusan melalui Program PIK-R di Desa Kesilir.
Kata Kunci: konseling sebaya, Duta Genre, pengambilan keputusan, PIK-R, Desa Kesilir
Remaja menghadapi berbagai persoalan kompleks yang menuntut kemampuan pengambilan keputusan yang tepat, terutama dalam menghadapi tekanan sosial dan perilaku berisiko. Program Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) yang diinisiasi BKKBN menghadirkan Duta Genre sebagai konselor sebaya untuk membantu remaja dalam proses tersebut.
Penelitian ini berfokus pada: (1) pelaksanaan konseling sebaya oleh Duta Genre dalam meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan remaja, dan (2) faktor pendukung serta penghambat pelaksanaannya di Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember.
Tujuan penelitian adalah (1) mendeskripsikan pelaksanaan konseling sebaya oleh Duta Genre dalam meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan melalui program PIK-R di Desa Kesilir dan (2) mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat konseling sebaya oleh Duta Genre dalam meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan melalui program PIK-R di Desa Kesilir.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian ditentukan secara purposive meliputi Duta Genre, remaja binaan, dan pemangku kepentingan program PIK-R. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan melalui triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) implementasi konseling sebaya oleh Duta Genre berjalan efektif melalui tahapan perencanaan, pembekalan, dan pelaksanaan konseling yang bersifat humanis dan non-direktif sehingga mampu meningkatkan kemampuan remaja dalam mengidentifikasi masalah, mempertimbangkan alternatif, dan mengambil keputusan secara mandiri dan (2) faktor pendukung meliputi komitmen pemerintah desa, kompetensi Duta Genre, partisipasi remaja, serta dukungan PLKB, sedangkan faktor penghambat meliputi inkonsistensi partisipasi, hambatan psikologis, resistensi orang tua, dan keterbatasan sarana. Secara keseluruhan, faktor pendukung lebih dominan sehingga program berpotensi untuk dikembangkan secara lebih optimal.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY > 1699 Other Studies in Human Society > 169999 Studies in Human Society not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: men Nur Mokhamad Ibnu Khamid
Date Deposited: 29 Jun 2026 08:31
Last Modified: 29 Jun 2026 08:31
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/56578

Actions (login required)

View Item View Item