PENGARUH PENERAPAN METODE OUTDOOR LEARNING PADA PEMBELAJARAN IPA MATERI KLASIFIKASI TUMBUHAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII DI SMP ARGOPURO 1 PANTI

Rohmah, Rizkiyatur (2026) PENGARUH PENERAPAN METODE OUTDOOR LEARNING PADA PEMBELAJARAN IPA MATERI KLASIFIKASI TUMBUHAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII DI SMP ARGOPURO 1 PANTI. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Shiddiq Jember.

[img] Text
SKRIPSI_RIZKIYATUR ROHMAH_PERPUS 3.pdf

Download (5MB)

Abstract

Pembelajaran IPA di SMP Argopuro 1 Panti pada kelas VII materi klasifikasi tumbuhan siswa terbilang masih kurang fokus. Pada hasil wawancara guru juga menjelaskan bahwasanya guru hanya menggunakan metode ceramah dan menggunkan media seperti PPT, LKPD, video animasi. Kondisi tersebut berdampak pada hasil belajar siswa yang belum optimal. Salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah metode outdoor learning, yaitu pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar dengan melihat langsung objek yang akan diamati.
Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk Mendeskripsikan Gambaran Hasil Belajar Siswa Sebelum Pembelajaran IPA Materi Klasifikasi Tumbuhan Kelas VII Di SMP Argopuro 1 Panti. (2) Untuk Mendeskripsikan Gambaran Hasil Belajar Siswa Sesudah Pada Pembelajaran IPA Materi Klasifikasi Tumbuhan Kelas VII Di SMP Argopuro 1 Panti. (3) Untuk Mendeskripsikan Pengaruh Penerapan Metode Outdoor Learning Pada Pembelajaran IPA Materi Klasifikasi Tumbuhan Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VII Di SMP Argopuro 1 Panti.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experiment dengan desain Nonequivalent control group design. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling. Sampel yang digunakan terdiri dari dua kelas, yaitu kelas VII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII B sebagai kelas kontrol. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes berupa soal pretest dan posttest. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam pengujian hipotesis yaitu Mann-Whitney. Hal ini dikarenakan pada uji prasyarat, data tidak berdistribusi normal namun homogen.
Hasil penelitian ini menunjukan sebelum pembelajaran nilai rata-rata siswa kelas eksperimen sebesar 45,76 sedangkan kelas kontrol sebesar 43,62, temuan ini menyimpulkan bahwa kelas eksperimen dan kelas kontrol tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Setelah dilakukan pembelajaran nilai rata-rata siswa kelas eksperimen sebesar 82,30 sedangkan kelas kontrol sebesar 69,31 sehingga disimpulan bahwa setelah pembelajaran siswa mengalami perubahan yang signikan. Berdasarkan uji hipotesisi non-parametrik menggunakan uji Mann-Whitney diperoleh nilai signifikan Asymp.Sig (2-tailed) sebesar 0.001 < 0,005, sehingga adanya perbdaan yang siginifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah perlakuan yang diberikan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 13 EDUCATION > 1301 Education Systems > 130101 Continuing and Community Education
13 EDUCATION > 1301 Education Systems > 130106 Secondary Education
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Tadris IPA
Depositing User: Mom Rizkiyatur Rohmah
Date Deposited: 30 Jun 2026 08:04
Last Modified: 30 Jun 2026 08:04
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/56711

Actions (login required)

View Item View Item