MANAJEMEN KONFLIK MELALUI KOMUNIKASI PENGURUS DAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL-ISHLAH JENGGAWAH JEMBER

Abidin, Asyrof (2026) MANAJEMEN KONFLIK MELALUI KOMUNIKASI PENGURUS DAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL-ISHLAH JENGGAWAH JEMBER. Undergraduate thesis, UIN KHAS JEMBER.

[img] Text
Asyrof Abidin _222101030096.pdf

Download (4MB)

Abstract

Asyrof Abidin, 2026: Manajemen Konflik Melalui Komunikasi Pengurus dan Santri di Pondok Pesantren Al-Ishlah Jenggawah Jember. Kata Kunci: Manajemen Konflik, Komunikasi Islami, Pondok Pesantren. Penelitian ini dilatar belakangi oleh konflik antara pengurus dan santri di pesantren. Komunikasi menjadi jembatan utama, namun keterampilan komunikasi pengurus yang kurang memadai menyisakan potensi konflik. Pondok Pesantren Al-Ishlah Jenggawah dipilih karena interaksinya yang intensif, relevan mengkaji implementasi nilai komunikasi Islam (qaulan) dalam manajemen konflik. Fokus penelitian: 1) Bagaimana penerapan Qaulan Sadidan (komunikasi jujur dan tepat sasaran) oleh pengurus dan santri dalam tahap pencegahan dan pengendalian konflik di Pondok Pesantren Al-Ishlah Jenggawah. 2) Bagaimana penggunaan Qaulan Balighan (komunikasi efektif dan membekas pada jiwa) oleh pengurus dan santri dalam tahap resolusi di Pondok Pesantren Al-Ishlah Jenggawah. 3) Bagaimana implementasi Qaulan Ma'rufan (komunikasi yang baik) dalam tahap preventif dan restoratif pada interaksi pengurus dan santri di Pondok Pesantren Al-Ishlah Jenggawah. 4) Bagaimana penerapan Qaulan Layyinan (komunikasi lemah lembut) sebagai strategi de-eskalasi dalam tahap konflik terbuka antara pengurus dan santri di Pondok Pesantren Al-Ishlah Jenggawah? Tujuan penelitian: 1) untuk mendeskripsikan penerapan Qaulan Sadidan (komunikasi jujur dan tepat sasaran) oleh pengurus dan santri dalam tahap pencegahan dan pengendalian konflik di Pondok Pesantren Al-Ishlah Jenggawah. 2) untuk mendeskripsikan penggunaan Qaulan Balighan (komunikasi efektif dan membekas pada jiwa) oleh pengurus dan santri dalam tahap resolusi konflik di Pondok Pesantren Al-Ishlah Jenggawah. 3) untuk mendeskripsikan implementasi Qaulan Ma'rufan (komunikasi yang baik) dalam tahap preventif dan restoratif pada interaksi pengurus dan santri di Pondok Pesantren Al-Ishlah Jenggawah. 4) untuk mendeskripsikan penerapan Qaulan Layyinan (komunikasi lemah lembut) sebagai strategi de-eskalasi dalam tahap konflik terbuka antara pengurus dan santri di Pondok Pesantren Al-Ishlah Jenggawah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui pra observasi, observasi partisipatif pasif, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi dari 6 pengurus dan 4 santri yang dipilih secara purposive. Analisis data menggunakan model interaktif Miles-Huberman-Saldana (kondensasi, penyajian, verifikasi), dengan keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, teknik dan waktu. Penelitian ini sampai pada simpulan bahwa: (1) Qaulan Sadidan (teguran tertutup, bukti, klarifikasi) efektif mencegah eskalasi konflik ke tahap terbuka. (2) Qaulan Balighan (narasi dan waktu tepat) mendorong perubahan perilaku santri secara berkelanjutan. (3) Qaulan Ma'rufan berperan preventif dan restoratif, serta (4) Qaulan Layyinan (pendekatan personal dan nada lembut) meredakan ketegangan dan menciptakan dialog produktif.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 13 EDUCATION > 1301 Education Systems > 130106 Secondary Education
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: Mn Asyrof Abidin
Date Deposited: 30 Jun 2026 13:57
Last Modified: 30 Jun 2026 13:57
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/56925

Actions (login required)

View Item View Item