Al Farisi, Salman (2026) Penerapan PPh 21 dan Perilaku Kepatuhan Pajak Kreator TikTok Affiliate di Era Ekonomi Platform. Undergraduate thesis, UIN KHAS JEMBER.
|
Text
SKRIPSI FARIS AFTER REVISI BU AYYU.pdf Download (4MB) |
Abstract
Perkembangan ekonomi platform mendorong munculnya profesi kreator
TikTok Affiliate yang memperoleh penghasilan dari aktivitas digital. Penghasilan
tersebut menjadi objek Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh 21), namun pemahaman
dan kepatuhan pajak kreator masih menjadi permasalahan, terutama terkait
mekanisme pemotongan dan pelaporan pajak. Oleh karena itu, peneliti memilih
judul ini untuk mengkaji penerapan PPh 21 serta perilaku kepatuhan pajak kreator
TikTok Affiliate di era ekonomi platform.
Fokus Penelitian dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana penerapan pajak
penghasilan 21 (PPh 21) dalam pengenaan pajak atas penghasilan kreator TikTok
affiliate di era ekonomi platform? 2) Bagaimana perilaku kepatuhan pajak kreator
TikTok affiliate dalam memenuhi kewajiban perpajakan di era ekonomi platform.
Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui dan menganalisis
penerapan Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh 21) dalam pengenaan pajak atas
penghasilan kreator TikTok Affiliate di era ekonomi platform 2) untuk mengetahui
dan menganalisis perilaku kepatuhan pajak kreator TikTok Affiliate dalam
memenuhi kewajiban perpajakan di era ekonomi platform.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
deskriptif untuk memahami secara mendalam makna, proses, serta realitas sosial
yang dialami oleh kreator TikTok Affiliate terkait penerapan Pajak Penghasilan
Pasal 21 (PPh 21) dan perilaku kepatuhan pajak di era ekonomi platform. Subjek
penelitian ini adalah kreator TikTok Affiliate yang dipilih menggunakan teknik
purposive sampling dengan kriteria tertentu sesuai kebutuhan penelitian. Data
diperoleh melalui wawancara dan observasi, dengan teknik pengumpulan data
secara purposive. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun keabsahan data diuji melalui
teknik triangulasi sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan Pajak Penghasilan
Pasal 21 (PPh 21) pada kreator TikTok Affiliate telah berjalan efektif secara teknis
melalui mekanisme withholding system, sehingga kewajiban material terpenuhi
melalui pemotongan pajak otomatis, namun pemahaman kreator masih terbatas
dan cenderung bergantung pada sistem sehingga belum memahami secara
menyeluruh aspek perhitungan dan kewajiban pelaporan pajak; (2) perilaku
kepatuhan pajak kreator menunjukkan bahwa secara material kewajiban telah
terpenuhi, tetapi kepatuhan formal masih belum optimal karena sebagian kreator
belum melaporkan SPT Tahunan, serta kepatuhan yang terbentuk cenderung
bersifat terpaksa (enforced compliance), sehingga diperlukan peningkatan literasi
dan kesadaran perpajakan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1402 Applied Economics > 140215 Public Economics- Taxation and Revenue |
| Depositing User: | Salman Al Farisi |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 16:11 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 16:11 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/56940 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
