COMPUTATIONAL THINKING SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 RAMBIPUJI DALAM MENYELESAIKAN MASALAH KONTEKSTUAL PADA MATERI BENTUK ALJABAR DITINJAU DARI RESILIENSI MATEMATIS

Surur, Sailatus (2026) COMPUTATIONAL THINKING SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 RAMBIPUJI DALAM MENYELESAIKAN MASALAH KONTEKSTUAL PADA MATERI BENTUK ALJABAR DITINJAU DARI RESILIENSI MATEMATIS. Undergraduate thesis, UIN KHAS Jember.

[img] Text
Sailatus Surur_222101070022.pdf

Download (7MB)

Abstract

Sailatus Surur, 2026: Computational Thinking Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Rambipuji dalam Menyelesaikan Masalah Kontekstual pada Materi Bentuk Aljabar Ditinjau dari Resiliensi Matematis.
Kata kunci: Computational Thinking, Masalah Kontekstual, Bentuk Aljabar, Resiliensi Matematis
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan siswa kelas VII SMP Negeri 2 Rambipuji dalam menyelesaikan soal kontekstual pada materi bentuk aljabar, yang tercermin dari hanya sekitar 40% siswa yang mampu menyelesaikan soal tersebut dengan tepat. Hal ini mengindikasikan bahwa kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa, khususnya Computational Thinking, masih perlu ditingkatkan. Selain faktor kognitif, faktor afektif berupa resiliensi matematis juga berperan penting dalam keberhasilan siswa menyelesaikan masalah matematika.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Computational Thinking siswa dengan resiliensi matematis tinggi, sedang dan rendah, dalam menyelesaikan masalah kontekstual pada materi bentuk aljabar di kelas VII SMP Negeri 2 Rambipuji.
Penelitian ini merupakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah 6 siswa kelas VIIE SMP Negeri 2 Rambipuji yang dipilih berdasarkan hasil angket resiliensi matematis, terdiri atas 2 siswa kategori resiliensi tinggi, 2 siswa kategori resiliensi sedang, dan 2 siswa kategori resiliensi rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui angket resiliensi matematis, tes soal kontekstual berbasis Computational Thinking, wawancara semistruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi teknik dan sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Siswa dengan resiliensi tinggi memenuhi seluruh indikator Computational Thinking, termasuk generalisasi pola dan abstraksi. 2) Siswa dengan resiliensi sedang melakukan dekomposisi, pengenalan pola, dan berpikir algoritma namun belum memenuhi pada tahap generalisasi pola dan abstraksi. 3) Siswa dengan resiliensi rendah hanya memenuhi indikator dekomposisi dan pengenalan pola. Temuan ini menyimpulkan bahwa resiliensi matematis yang tinggi mendukung kemampuan berpikir tingkat tinggi, terutama pada tahapan abstraksi dan generalisasi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 13 EDUCATION > 1301 Education Systems > 130106 Secondary Education
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Tadris Matematika
Depositing User: Sailatus Surur
Date Deposited: 01 Jul 2026 01:48
Last Modified: 01 Jul 2026 01:48
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/56957

Actions (login required)

View Item View Item