Khaliq, Taufiqul (2026) KETAHANAN PSIKOLOGIS ORANG TUA DALAM MENGHADAPI TANTANGAN PENGASUHAN ANAK TUNAWICARA: STUDI KASUS PADA KELUARGA DENGAN ANAK TUNAWICARA DI DESA WRINGIN, KECAMATAN WRINGIN, KABUPATEN BONDOWOSO. Undergraduate thesis, UIN KHAS Jember.
|
Text
Taufiqul Khaliq_224103030014.pdf Download (3MB) |
Abstract
Taufiqul Khaliq, 2026: Ketahanan Psikologis Orang Tua dalam Menghadapi Tantangan Pengasuhan Anak Tunawicara: Studi Kasus pada Keluarga dengan Anak Tunawicara di Desa Wringin, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso.
Kata kunci: Ketahanan Psikologis, Orang Tua, Anak Tunawicara.
Keluarga yang memiliki anak tunawicara menghadapi berbagai tantangan dalam proses pengasuhan, seperti hambatan komunikasi, tekanan emosional, keterbatasan akses layanan pendukung, serta stigma sosial dari lingkungan sekitar. Kondisi tersebut menuntut orang tua untuk memiliki kemampuan beradaptasi dan mempertahankan fungsi pengasuhan secara optimal. Dalam konteks ini, ketahanan psikologis menjadi aspek penting yang memungkinkan orang tua tetap mampu mengelola tekanan, menerima kondisi anak, serta menjalankan peran pengasuhan secara positif dan berkelanjutan.
Fokus penelitian ini adalah mengkaji ketahanan psikologis orang tua dalam menghadapi tantangan pengasuhan anak tunawicara, meliputi gambaran ketahanan psikologis yang dimiliki orang tua serta strategi adaptif yang digunakan untuk mempertahankan ketahanan psikologis dalam proses pengasuhan anak tunawicara di Desa Wringin, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gambaran ketahanan psikologis orang tua dalam mengasuh anak tunawicara serta mengidentifikasi strategi adaptif yang digunakan untuk mempertahankan ketahanan psikologis selama proses pengasuhan berlangsung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis tematik menurut Braun dan Clarke yang meliputi familiarisasi data, pembuatan kode awal, pencarian tema, peninjauan tema, penamaan dan pendefinisian tema, serta penyusunan laporan hasil penelitian. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketahanan psikologis orang tua dalam menghadapi tantangan pengasuhan anak tunawicara tercermin melalui kemampuan regulasi emosi, optimisme, efikasi diri, dan kemampuan mengambil hikmah serta makna positif dari pengalaman pengasuhan (reaching out). Orang tua mampu menerima kondisi anak, mengelola tekanan emosional, mempertahankan harapan terhadap perkembangan anak, serta memiliki keyakinan terhadap kemampuan dirinya dalam menjalankan peran pengasuhan. Adapun strategi adaptif yang digunakan meliputi emotion focused coping dan problem focused coping. Strategi tersebut diwujudkan melalui penguatan spiritualitas, pengelolaan emosi, pencarian informasi mengenai kondisi anak, konsultasi dengan pihak yang lebih memahami kebutuhan anak, penyesuaian pola komunikasi, serta pemanfaatan dukungan keluarga dan lingkungan sosial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ketahanan psikologis orang tua terbentuk melalui proses adaptasi yang dinamis yang didukung oleh faktor internal maupun eksternal sehingga orang tua tetap mampu menjalankan pengasuhan secara optimal di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology > 170106 Health, Clinical and Counselling Psychology |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam |
| Depositing User: | Taufiqul Khaliq |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 02:30 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 02:30 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/57014 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
