Islami, Dinda Khatijah (2026) Pengaruh Konsentrasi Dan Lama Fermentasi Terhadap Kualitas Tempe Biji Labu Kuning (Cucurbita moschata) Dan Pemanfaatannya Sebagai Panduan Praktikum Di SMA. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Dinda Khatijah Islami_222101080012.pdf Download (4MB) |
Abstract
Indonesia merupakan negara yang memiliki beragam sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan alternatif, salah satunya biji labu kuning (Cucurbita moschata). Biji labu kuning memiliki kandungan gizi yang cukup baik, terutama protein, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai bahan dasar pembuatan tempe. Namun, pemanfaatan biji labu kuning sebagai produk fermentasi masih belum banyak dilakukan. Selain sebagai produk pangan, hasil penelitian juga dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kontekstual pada materi bioteknologi melalui pengembangan panduan praktikum.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh variasi konsentrasi ragi terhadap kualitas tempe biji labu kuning, (2) pengaruh lama fermentasi terhadap kualitas tempe biji labu kuning, (3) pengaruh interaksi variasi konsentrasi ragi dan lama fermentasi terhadap kualitas tempe dari biji labu kuning (Cucurbita moschata) (4) validitas panduan praktikum berbasis hasil penelitian pada materi bioteknologi di SMA/MA. Kualitas tempe yang diamati meliputi kadar protein, kadar air, warna, aroma, rasa, dan tekstur.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen menggunakan dua faktor perlakuan, yaitu konsentrasi ragi 1%, 2%, dan 3% serta lama fermentasi 24 jam dan 36 jam. Proses fermentasi dilakukan menggunakan ragi tempe (Rhizopus oligosporus) pada biji labu kuning sebanyak 25 gram untuk setiap perlakuan. Pengumpulan data dilakukan melalui uji laboratorium dan uji organoleptik oleh panelis. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji nonparametrik Scheirer–Ray–Hare sebagai alternatif Two-Way ANOVA untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ragi, lama fermentasi, serta interaksi antara kedua faktor terhadap kualitas tempe biji labu kuning. Panduan praktikum yang dikembangkan kemudian divalidasi oleh validator ahli untuk mengetahui tingkat kelayakannya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ragi berpengaruh nyata terhadap warna tempe biji labu kuning, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kadar protein, kadar air, aroma, rasa, dan tekstur. Lama fermentasi berpengaruh nyata terhadap kadar protein, kadar air, warna, aroma, dan rasa, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap tekstur. Interaksi antara konsentrasi ragi dan lama fermentasi tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter kualitas tempe biji labu kuning. Perlakuan fermentasi selama 36 jam menghasilkan karakteristik tempe yang lebih baik dibandingkan fermentasi 24 jam. Hasil validasi panduan praktikum memperoleh kategori sangat valid dan layak digunakan sebagai media pembelajaran pada materi bioteknologi di SMA/MA.
Kata Kunci: Konsentrasi Ragi, Kualitas Tempe, Lama Fermentasi, Panduan Praktikum, Tempe Biji Labu Kuning.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 06 BIOLOGICAL SCIENCES > 0699 Other Biological Sciences > 069999 Biological Sciences not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Tadris Biologi |
| Depositing User: | Dinda Khatijah Islami |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 03:02 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 03:02 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/57143 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
