Lukman Efendi, Mohammad (2026) ANALISIS EKONOMI SYARIAH TERHADAP PEMANFAATAN TANAH MILIK PEMBELI TEMBAKAU AKIBAT BREACH OF PAYMENT DALAM JUAL BELI TEMBAKAU DI DESA MRAWAN KECAMATAN MAYANG KABUPATEN JEMBER. Undergraduate thesis, UIN KHAS Jember.
|
Text
MOHAMMAD LUKMAN EFENDI_222105020005.pdf Download (3MB) |
Abstract
Mohammad Lukman Efendi, Muzayyin, S.E.I,. M.E., 2026 :Analasis ekonomi Syariah Terhadap pemanfaatan tanah milik Pembeli Tembakau Akibat Breach of Payment Dalam Jual Beli Tembakau di Desa Mrawan Kecamatan Mayang Kabupaten Jember
Kata kunci : Ekonomi Syariah, Breach of Payment, Wanprestasi, Jual Beli Tembakau, Pemanfaatan Tanah.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik pemanfaatan tanah milik pembeli tembakau akibat breach of payment (wanprestasi pembayaran) dalam transaksi jual beli tembakau di Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember. Praktik tersebut muncul sebagai bentuk penyelesaian secara kekeluargaan ketika pembeli tidak mampu melunasi kewajibannya sesuai kesepakatan. Dalam perspektif ekonomi syariah, praktik ini menarik dikaji karena berkaitan dengan prinsip keadilan, amanah, perlindungan hak milik, serta larangan mengambil manfaat atas harta orang lain tanpa dasar akad yang jelas. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan praktik pemanfaatan tanah milik pembeli akibat breach of payment dalam jual beli tembakau, (2) menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya breach of payment, dan (3) menganalisis praktik tersebut berdasarkan perspektif ekonomi syariah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan petani tembakau, pembeli, tokoh masyarakat, serta perangkat desa di Desa Mrawan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pemanfaatan tanah milik pembeli dilakukan sebagai bentuk kompensasi sementara akibat keterlambatan pembayaran hasil jual beli tembakau. Tanah milik pembeli digarap oleh penjual hingga kewajiban pembayaran dilunasi. Faktor penyebab breach of payment meliputi fluktuasi harga tembakau, keterbatasan modal pembeli, lemahnya akad tertulis, serta tingginya ketergantungan pada sistem kepercayaan dalam transaksi masyarakat desa. Dari perspektif ekonomi syariah, praktik tersebut dapat dibenarkan apabila dilakukan atas dasar kerelaan kedua belah pihak (tarāḍin) dan tidak mengandung unsur kezaliman. Namun, apabila dilakukan tanpa batas waktu yang jelas dan tanpa kesepakatan yang sah, maka praktik tersebut berpotensi bertentangan dengan prinsip keadilan (‘adl), amanah, serta kaidah lā ḍarar wa lā ḍirār dalam muamalah Islam.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1402 Applied Economics > 140202 Economic Development and Growth |
| Depositing User: | MOHAMMAD LUKMAN EFENDI |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 04:44 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 04:44 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/57175 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
