Makwah, Silsilatul (2026) PEMAKNAAN BODY SHAMING PADA FILM IMPERFECT DALAM PERSPEKTIF ISLAM: ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kyai Haji Achmad Shiddiq Jember.
|
Text
SILSILATUL MAKWAH_221103010007.pdf Download (3MB) |
Abstract
Silsilatul Makwah, 2026: Analisis Semiotika Roland Barthes: Pemaknaan Body Shaming dalam Perspektif Islam di Film Imperfect
Kata kunci: body shaming, semiotika Roland Barthes, perspektif Islam, film Imperfect.
Film Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan (2019) karya Ernest Prakasa mengangkat isu body shaming melalui pengalaman tokoh Rara yang menjadi korban penghinaan fisik dari lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis makna denotasi, konotasi, dan mitos body shaming dalam film tersebut menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes, sekaligus mengkajinya dalam perspektif Islam.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes melalui tiga tingkatan makna: denotasi, konotasi, dan mitos. Data dikumpulkan melalui observasi berulang terhadap film serta dokumentasi berupa tangkapan layar adegan yang mengandung body shaming. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi teori.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tataran denotasi, body shaming hadir melalui ucapan, gestur, dan ekspresi yang merendahkan fisik Rara, seperti komentar "paus terdampar", "ibu hamil", serta penolakan dan perlakuan diskriminatif di ruang publik. Pada tataran konotasi, adegan-adegan tersebut mereproduksi standar tubuh ideal sebagai tolok ukur penilaian sosial. Pada tataran mitos, film ini mengungkap ideologi kecantikan yang telah dinormalisasi dalam kehidupan sehari-hari, bahkan sejak usia dini.
Dalam perspektif Islam, seluruh praktik body shaming dalam film bertentangan dengan nilai akhlak Islam. Al-Qur'an melarang tegas perilaku menghina dan merendahkan orang lain (QS. Al-Hujurat [49]: 11 dan 13), serta menegaskan bahwa kemuliaan manusia terletak pada ketakwaan, bukan penampilan fisik (QS. At-Tin [95]: 4). Dengan demikian, film Imperfect tidak hanya mencerminkan realitas sosial, tetapi juga menjadi kritik terhadap konstruksi standar kecantikan yang bertentangan dengan prinsip penghormatan martabat manusia dalam Islam.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 19 STUDIES IN CREATIVE ARTS AND WRITING > 1902 Film, Television and Digital Media > 190299 Film, Television and Digital Media not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | S.Sos Silsilatul Makwah |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 07:08 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 07:08 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/57204 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
