Hamdi, Henry William (2026) EFEKTIVITAS PROGRAM BESTEE DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN USAHA NASABAH PRASEJATERA PADA BTPN SYARIAH AREA DAYA JEMBER. Undergraduate thesis, UIN KHAS JEMBER.
|
Text
Skripsi Henry William wm.pdf Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK
Henry William Hamdi, Dr. Sofiah, M.E. 2026: Efektivitas Program BESTEE
dalam Meningkatkan Pengetahuan Usaha Nasabah Prasejahtera pada BTPN
Syariah Area Daya Jember.
Kata Kunci : Efektivitas, Program BESTEE, Pengetahuan Usaha, Nasabah
Prasejahtera
Program pemberdayaan nasabah merupakan salah satu upaya penting
dalam meningkatkan kapasitas usaha masyarakat prasejahtera. BTPN Syariah
menghadirkan Program BESTEE (Belajar Sambil Berusaha Terarah dan
Terencana) sebagai bentuk pemberdayaan non finansial yang berfokus pada
peningkatan pengetahuan usaha. Program ini dirancang untuk memberikan
pembelajaran praktis terkait pengelolaan usaha mikro, seperti pencatatan
keuangan, pengelolaan modal, dan strategi pemasaran sederhana. Namun, dalam
implementasinya masih ditemukan sebagian nasabah yang belum mampu
menerapkan pengetahuan yang diperoleh secara optimal dalam kegiatan usaha
sehari-hari. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui efektivitas Program
BESTEE dalam meningkatkan pengetahuan usaha nasabah prasejahtera.
Fokus masalah penelitian ini: 1) Bagaimana pelaksanaan Program BESTEE
dalam pendampingan nasabah prasejahtera di BTPN Syariah Area Daya Jember?
2) Bagaimana efektivitas Program BESTEE dalam meningkatkan pengetahuan
usaha nasabah prasejahtera di BTPN Syariah Area Daya Jember?
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan pelaksanaan Program
BESTEE dalam pendampingan nasabah prasejahtera di BTPN Syariah Area Daya
Jember. 2) Menganalisis efektivitas Program BESTEE dalam meningkatkan
pengetahuan usaha nasabah prasejahtera di BTPN Syariah Area Daya Jember.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
deskriptif lapangan. Lokasi penelitian dilakukan di BTPN Syariah Area Daya
Jember dengan subjek penelitian meliputi Business Manager, Community Officer,
fasilitator BESTEE, dan nasabah prasejahtera. Teknik pengumpulan data dilakukan
melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan
model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui
triangulasi sumber dan teknik.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) pelaksanaan Program BESTEE
telah berjalan secara terstruktur melalui pelatihan tatap muka, pendampingan
langsung, dan pembelajaran digital, Program BESTEE cukup efektif dalam
meningkatkan pengetahuan usaha nasabah prasejahtera, terutama dalam pencatatan
keuangan, pengelolaan usaha, dan pengambilan keputusan dan 2) efektivitas
program belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat kendala berupa
rendahnya konsistensi penerapan materi, keterbatasan pemahaman sebagian
nasabah, serta perbedaan latar belakang pendidikan dan pengalaman usaha. Upaya
yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut meliputi pendampingan intensif
oleh fasilitator, penyampaian materi secara sederhana dan kontekstual, serta
penguatan pembelajaran melalui aplikasi digital BESTEE.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES > 1503 Business and Management |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syari'ah |
| Depositing User: | Henry william Hamdi |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 08:00 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 08:00 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/57245 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
