Ananta, Fibrilian (0017) DUKUNGAN EMOSIONAL PADA ANAK TUNARUNGU PENGGUNA ALAT BANTU DENGAR DI SLBN BRANJANGAN JEMBER. Undergraduate thesis, UIN KHAS JEMBER.
|
Text
SKRIPSI FINAL FIBRI (2).pdf Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK Fibrilian Puan A., 2026. Dukungan Emosional pada Anak Tunarungu Pengguna Alat Bantu Dengar di SLBN Branjangan Jember Kata kunci: dukungan emosional, anak tunarungu, alat bantu dengar, SLBN Branjangan Jember Anak tunarungu merupakan anak yang mengalami hambatan pendengaran sehingga membutuhkan bantuan dan dukungan dari lingkungan sekitar dalam proses komunikasi dan interaksi sosial. Salah satu alat yang digunakan untuk membantu kemampuan pendengaran anak tunarungu adalah alat bantu dengar (ABD). Namun, penggunaan alat bantu dengar tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga berkaitan dengan kondisi emosional dan psikologis anak, seperti rasa malu, kurang percaya diri, serta kesulitan dalam menyesuaikan diri di lingkungan sosial. Oleh karena itu, dukungan emosional dari orang tua, guru, dan teman sebaya sangat dibutuhkan agar anak tunarungu mampu menggunakan alat bantu dengar dengan lebih percaya diri. Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah: a) bagaimana bentuk dukungan emosional yang diberikan oleh orang tua, guru, dan teman sebaya kepada anak tunarungu di SLBN Branjangan Jember; b) bagaimana persepsi anak tunarungu terhadap dukungan emosional yang mereka terima terkait penggunaan alat bantu dengar; c) apa saja faktor pendukung dan penghambat dukungan emosional dalam pemanfaatan alat bantu dengar pada anak tunarungu di SLBN Branjangan Jember. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk dukungan emosional yang diberikan oleh orang tua, guru, dan teman sebaya kepada anak tunarungu, mendeskripsikan persepsi anak tunarungu terhadap dukungan emosional yang mereka terima terkait penggunaan alat bantu dengar, serta mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dukungan emosional dalam pemanfaatan alat bantu dengar pada anak tunarungu di SLBN Branjangan Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan emosional yang diberikan kepada anak tunarungu pengguna alat bantu dengar berupa perhatian, motivasi, pendampingan, pemberian semangat, dan penguatan positif dari orang tua, guru, dan teman sebaya. Anak tunarungu memiliki persepsi positif terhadap dukungan emosional yang mereka terima karena dukungan tersebut membuat anak merasa lebih nyaman, diterima, dan percaya diri dalam menggunakan alat bantu dengar di lingkungan sekolah. Faktor pendukung dukungan emosional meliputi perhatian keluarga, sikap guru yang suportif, dan penerimaan teman sebaya. Sedangkan faktor penghambat meliputi rasa malu, kurang percaya diri, hambatan komunikasi, serta keterbatasan ekonomi dalam pemanfaatan alat bantu dengar. Dengan demikian, dukungan emosional memiliki peran penting dalam membantu anak tunarungu meningkatkan penerimaan diri dan keberanian dalam menggunakan alat bantu dengar di lingkungan sosial. ix
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology > 170103 Educational Psychology |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam |
| Depositing User: | puan ananta |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 08:11 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 08:11 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/57276 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
