Kesetaraan Gender Dalam Al-Qur’an; Telaah Pemikiran Amina Wadud Terhadap Surah An-Nisa’ Ayat 1

Isabela, - (2026) Kesetaraan Gender Dalam Al-Qur’an; Telaah Pemikiran Amina Wadud Terhadap Surah An-Nisa’ Ayat 1. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
ISABELA.pdf

Download (9MB)

Abstract

Isabela 2026 : Kesetaraan Gender Dalam Al-Qur’an; Telaah Pemikiran Amina Wadud Terhadap Surah An-Nisa’ Ayat 1
Kata Kunci: , Kesetaraan Gender, Amina Wadud,
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya diskursus kesetaraan gender dalam studi Islam kontemporer, khususnya mengenai penafsiran ayat-ayat Al-Qur'an yang membahas relasi laki-laki dan perempuan. Perbedaan paradigma antara tafsir klasik yang cenderung dipengaruhi budaya patriarki dengan pendekatan tafsir kontemporer telah melahirkan berbagai perspektif baru dalam memahami ayat-ayat gender. Salah satu tokoh yang memberikan kontribusi penting dalam pembaruan tafsir tersebut adalah Amina Wadud, yang menawarkan pembacaan hermeneutik terhadap Al-Qur'an dengan menempatkan prinsip keadilan, kesetaraan, dan kemanusiaan sebagai landasan utama penafsiran. QS. An-Nisā' ayat 1 dipilih karena merupakan salah satu ayat fundamental yang menjelaskan asal-usul penciptaan manusia serta menjadi dasar konseptual relasi antara laki-laki dan perempuan dalam Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua rumusan masalah, yaitu: 1) Bagaimana Amina Wadud menafsirkan surah An-Nisa’ ayat 1? 2) Bagaimana kerangka pemikiran Amina Wadud tentang kesetaraan gender dan implikasinya?
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data primer diperoleh dari karya-karya Amina Wadud yang berkaitan dengan tafsir gender dan penafsiran QS. An-Nisa’ ayat 1, sedangkan sumber data sekunder berasal dari buku, jurnal, artikel ilmiah, dan penelitian terdahulu yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif-analitis dengan pendekatan Teori Gender Equality Fatima Mernissi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) konsep kesetaraan gender menurut Amina Wadud menegaskan bahwa laki-laki dan perempuan memiliki kedudukan yang setara sebagai hamba Allah dan sesama manusia, serta Al-Qur’an membawa nilai keadilan tanpa membedakan jenis kelamin; 2) pemikiran Amina Wadud memberikan implikasi besar terhadap pemahaman kesetaraan gender dalam Islam melalui reinterpretasi ayat-ayat Al-Qur’an yang lebih adil, inklusif, dan egaliter terhadap relasi laki-laki dan perempuan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220499 Religion and Religious Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: sis Isabela -
Date Deposited: 01 Jul 2026 08:27
Last Modified: 01 Jul 2026 08:27
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/57290

Actions (login required)

View Item View Item