STRUKTUR NARATIF KISAH QABIL DAN HABIL DALAM AL-QUR’ĀN: ANALISIS SEMIOTIKA TZVETAN TODOROV

Firdaus, Bintang Kusuma (2026) STRUKTUR NARATIF KISAH QABIL DAN HABIL DALAM AL-QUR’ĀN: ANALISIS SEMIOTIKA TZVETAN TODOROV. Undergraduate thesis, UIN KIAI HAJI ACHMAD SIDDIQ JEMBER.

[img] Text
Skripsi Bintang Revisiii (1) siap cetak (1).pdf

Download (1MB)

Abstract

Bintang Kusuma Firdaus, 2026: Struktur Naratif Kisah Qabil dan Habil dalam Al
Qur’ān: Analisis Semiotika Tzvetan Todorov
Kata Kunci: Kisah Qabil dan Habil, Semiotika Tzvetan Todorov, Struktur Naratif
Kisah Qabil dan Habil yang termaktub dalam QS. Al-Mā'idah ayat 27-31
merupakan salah satu narasi paling awal dalam sejarah umat manusia yang
menggambarkan konflik destruktif akibat iri hati dan kegagalan mengendalikan
hawa nafsu. Al-Qur'ān menyajikan kisah ini dalam narasi yang singkat, padat, dan
sarat makna, sehingga diperlukan pendekatan analitik untuk mengurai struktur dan
lapisan maknanya secara sistematis. Kajian-kajian terdahulu tentang kisah ini
umumnya bercorak teologis atau historis, sementara pendekatan semiotika
struktural terhadap narasi Al-Qur'ān masih jarang diterapkan. Relevansi kisah ini
dengan fenomena konflik antar saudara yang masih marak di masyarakat
Indonesia kontemporer menjadi alasan urgensi penelitian ini.
Penelitian ini bertujuan mengkaji tiga persoalan utama: 1) Bagaimana
kandungan makna kisah Qabil dan Habil dalam Al-Qur’ān. 2) Bagaimana struktur
naratif kisah Qabil dan Habil dalam perspektif semiotika Tzvetan Todorov. 3)
Bagaimana pesan moral yang terkandung dalam kisah Qabil dan Habil.
Penelitian menggunakan jenis kepustakaan (library research) dengan
pendekatan kualitatif deskriptif-analitis. Sumber data primer meliputi teks Al
Qur'ān dan terjemahannya, Tafsir al-Qurṭubī, Tafsir Fī Ẓilāl al-Qur'ān, dan Tafsir
al-Munīr. Sumber sekunder berupa jurnal, artikel, skripsi, dan buku yang
berkaitan dengan narasi Al-Qur'ān dan teori Tzvetan Todorov. Pengumpulan data
dilakukan melalui studi literatur. Analisis data menggunakan model Miles dan
Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan atau verifikasi data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kisah Qabil dan Habil memiliki
struktur naratif yang utuh dalam lima tahapan Todorov: equilibrium saat keduanya
diperintahkan berkurban dalam kondisi harmonis; disruption ketika kurban Qabil
ditolak dan memicu iri hati serta ancaman pembunuhan; recognition of disruption
pada sikap Habil yang merespons dengan nasihat dan ketakwaan; repair berupa
penolakan Habil terhadap kekerasan yang gagal mengubah pendirian Qabil; dan
new equilibrium yang berakhir tragis melalui pembunuhan dan penyesalan Qabil.
Dari kisah ini terkandung empat pesan moral utama, yaitu bahaya iri hati sebagai
akar konflik, pentingnya keikhlasan dalam ibadah, urgensi pengendalian diri dan
ketakwaan, serta pelajaran bahwa penyesalan yang terlambat tidak menghapus
konsekuensi perbuatan. Kisah ini memiliki relevansi kuat terhadap fenomena
konflik antar saudara di masyarakat modern, yang kerap berakar dari
kecemburuan, ketidakpuasan atas perbedaan hasil, dan ketidakmampuan
mengelola emosi secara bijak.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Me Bintang Kusuma Firdaus
Date Deposited: 02 Jul 2026 06:47
Last Modified: 02 Jul 2026 06:47
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/57537

Actions (login required)

View Item View Item