Anjal, Koirul (2026) Budaya Madrasah Dalam Pembentukan Karakter Religius Di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Fathus Salafi Ajung Jember. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Koirul Anjal_222101030070.pdf Download (13MB) |
Abstract
Koirul Anjal, 2026. Budaya Madrasah Dalam Pembentukan Karakter Religius Di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Fathus Salafi Ajung Jember
Kata Kunci: Budaya Madrasah, Karakter Religius, Pembentukan Karakter, Madrasah Ibtidaiyah, Nilai Religius.
Pentingnya budaya madrasah dalam membentuk karakter religius peserta didik di tengah tantangan perkembangan zaman dan pengaruh globalisasi yang berpotensi memengaruhi moral serta perilaku siswa. Budaya madrasah menjadi sarana dalam menanamkan nilai – nilai religius melalui pembiasaan, keteladanan, dan kegiatan keagamaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Fokus penelitian ini mencakup tiga hal, yaitu: (1) bagaimana penerapan budaya madrasah dalam membentuk karakter religius siswa di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Fathus Salafi Ajung Jember; (2) apa nilai-nilai yang membentuk karakter religius siswa di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Fathus Salafi Ajung Jember; serta (3) apa faktor pendukung dan penghambat dalam penguatan budaya madrasah terhadap karakter religius siswa di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Fathus Salafi Ajung Jember. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan budaya madrasah dalam pembentukan karakter religius siswa, mengidentifikasi nilai – nilai budaya yang membentuk karakter religius, serta menganalisis faktor pendukung dan penghambatnya di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Fathus Salafi Ajung Jember.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya madrasah diterapkan melalui pembiasaan kegiatan religius seperti kegiatan BTQ dengan menggunakan metode jilid, musyafahah dengan guru dengan menggunakan kedua tangan, budaya disiplin menaati peraturan yang berlaku di madrasah, dan budaya bersih dalam kehidupan sehari – hari seperti piket kelas. Nilai – nilai yang dikembangkan meliputi religiusitas, kesantunan, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap lingkungan madrasah. Faktor pendukung berasal dari pembiasaan kegiatan religius harian, keteladanan guru, serta lingkungan madrasah yang kondusif dan terpantau. Sementara faktor penghambat meliputi pengaruh lingkungan luar, perkembangan teknologi, dan perbedaan latar belakang peserta didik. Dengan demikian, budaya madrasah memiliki peran penting dalam membentuk karakter religius siswa secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1301 Education Systems > 130105 Primary Education |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Koirul Anjal |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 07:09 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 07:09 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/57624 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
