Irsyada Alfina, Iftitah (2026) MAKNA PARASOCIAL ATTACHMENT TERHADAP IDOL PADA FANS K-POP JEMBER YANG TERLIBAT MENJADI PELAKU CYBERBULLYING DALAM KONFLIK ONLINE (FANWAR). Undergraduate thesis, UIN KH Achmad Siddiq jember.
|
Text
Iftitah WTM.pdf Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK
Iftitah Irsyada Alfina, 2026 : MAKNA PARASOCIAL ATTACHMENT TERHADAP IDOL PADA FANS K-POP JEMBER YANG TERLIBAT MENJADI PELAKU CYBERBULLYING DALAM KONFLIK ONLINE (FANWAR)
Kata kunci: Parasocial attachment, idol, cyberbullying, fans K-pop, konflik online (fanwar).
Fenomena perkembangan budaya populer Korea (K-Pop) telah membentuk parasocial attachment, yaitu keterikatan emosional satu arah antara penggemar dan idol. Keterikatan ini memengaruhi perilaku penggemar di ruang digital, termasuk keterlibatan dalam konflik online (fanwar) yang dalam kondisi tertentu dapat berkembang menjadi tindakan cyberbullying sebagai bentuk pembelaan terhadap idol.
Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana makna parasocial attachment terhadap idol pada fans K-Pop Jember yang terlibat sebagai pelaku cyberbullying dalam konflik online (fanwar)?, 2) Apa saja bentuk cyberbullying yang dilakukan oleh fans K-pop Jember yang terlibat dalam konflik online (fanwar)?
Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mendekskripsikan bagaimana parasocial attachment terhadap idol pada K-popers Jember yang terlibat sebagai pelaku cyberbullying dalam konflik online (fanwar), 2) Untuk menjelaskan bagaimana bentuk cyberbullying yang dilakukan oleh fans K-pop Jember yang terlibat dalam konflik online (fanwar).
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap fans K-pop di Kota Jember yang pernah terlibat dalam fanwar. Informan dipilih secara purposive untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai pengalaman subjektif mereka. Teknik analisis data menggunakan analisis tematik yang bersifat deskriptif, dengan mengkaji makna parasocial attachment serta kaitannya dengan perilaku bullying dalam ruang digital.
Penelitian ini sampai pada simpulan bahwa: 1) Parasocial attachment terhadap idol dimaknai sebagai kedekatan emosional, rasa memiliki, dan loyalitas tinggi yang mendorong penggemar untuk membela idolanya dalam berbagai situasi, termasuk konflik online; 2) Perilaku cyberbullying dalam fanwar muncul sebagai bentuk ekspresi pembelaan terhadap idol dan kelompok fandom, yang dipengaruhi oleh intensitas parasocial attachment, solidaritas kelompok, serta dinamika komunikasi di media sosial.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology > 170103 Educational Psychology 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology > 170106 Health, Clinical and Counselling Psychology 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology > 170113 Social and Community Psychology |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Psikologi Islam |
| Depositing User: | Iftitah Alfina |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 12:50 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 12:50 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/57788 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
