hikmawati, firda (2026) ANALISIS QS. AN- NISA’[4]: 29 DAN RELEVANSINYA TERHADAP BLIND POUCH DI PLATFORM TIKTOK (PERSPEKTIF MA’NA CUM MAGHZA). Undergraduate thesis, UIN KH Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Firda Hikmawati_223104010010.pdf Download (1MB) |
Abstract
Firda Hikmawati 2026: Etika Jual Beli Dalam QS. An- Nisa’[4]: 29 Dan Relevansinya Terhadap Blind Pouch Di Platform TikTok
Kata Kunci: Etika Jual Beli, QS. An- Nisa’ : 29, Blind Pouch
Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola perdagangan masyarakat dari transaksi konvensional menuju transaksi berbasis platform digital seperti TikTok. Salah satunya jual beli yang berkembang adalah jual beli blind pouch, yaitu penjualan produk misteri dengan isi yang tidak diketahui pembeli sebelum pembayaran dilakukan. Praktik ini menarik perhatian konsumen karena menawarkan sensasi kejutan dan peluang memperoleh produk bernilai tinggi, namun di sisi lain berpotensi menimbulkan ketidakjelasan objek transaksi. Transaksi tersebut menunjukkan bahwa perkembangan perdagangan digital tidak selalu sejalan dengan prinsip jual beli Islam yang menekankan kejujuran, transparansi, dan keadilan. Oleh karena itu, penelitian ini akan menganalisis QS. An-Nisa’[4]: 29 sebagai landasan normatif dalam penelitian.
Penelitian ini berfokus pada tiga persoalan utama, yaitu 1). makna historis (al-ma‘na al-tarikhi) dan pesan utama (al-maghza al-tarikhi) QS. An-Nisa’[4]: 29, 2). Mekanisme, karakteristik, dan problematika blind pouch di platform TikTok, 3). signifikansi dinamis kontemporer (al-maghza al-mutaharrik al-mu‘asir) QS. An-Nisa’[4]: 29 terhadap blind pouch di platform TikTok.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian kepustakaan (library research) dan disajikan dengan deskriptif-analitis. Data primer berupa QS. An-Nisa’[4]: 29, sedangkan data sekunder diperoleh dari kitab tafsir klasik- kontemporer, buku, jurnal ilmiah, serta literatur yang berkaitan dengan pendekatan Ma’na Cum Magzha. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan analisis data menggunakan teknik content analisys.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). makna historis (al-ma‘na al-tarikhi) QS. An-Nisa’ [4]:29 menunjukkan larangan memperoleh harta dengan cara yang batil dan menegaskan bahwa transaksi yang sah harus didasarkan pada prinsip 'an tarāḍin (kerelaan kedua belah pihak) dan pesan utama (al-maghza al-tarikhi) ayat tersebut menekankan nilai etika muamalah berupa transparansi, kejujuran, keadilan, dan perlindungan terhadap pihak yang bertransaksi. 2). mekanisme, karakteristik, dan problematika blind pouch adalah satu kesatuan yang memunculkan dampak positif dan negatif. 3). Relevansinya dengan blind pouch di platformTikTok menunjukkan bahwa mekanisme ini dipandang tidak sesuai dengan nilai QS. An-Nisa’[4]: 29. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bahwa larangan memakan harta secara batil dalam Al-Qur’an tidak hanya berkaitan dengan praktik ekonomi tradisional seperti riba dan penipuan, tetapi juga mencakup bentuk-bentuk kerugian yang memanfaatkan ketidakjelasan informasi demi keuntungan sepihak. Maka dari itu harus diterapkannya prinsip taradin dalam bertransaksi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220405 Religion and Society |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Firda Hikmawati |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 13:23 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 13:23 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/57803 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
