Muhammad, Habiburrahman (2026) ANALISIS KEARIFAN EKOLOGIS MASYARAKAT DESA MOJOSARI KECAMATAN PUGER KABUPATEN JEMBER DALAM MEMANFAATKAN TANAH BERPASIR SEBAGAI SUMBER BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL. Undergraduate thesis, KH.Achmad Siddiq.
|
Text
Muhammad Habiburrahman_224101090001.pdf Download (1MB) |
Abstract
Kearifan ekologis merupakan sistem pengetahuan masyarakat lokal yang berkembang melalui interaksi jangka panjang antara manusia dan lingkungan alamnya. Masyarakat Desa Mojosari memiliki kemampuan adaptif dalam memanfaatkan tanah berpasir melalui budidaya buah semangka sebagai bentuk pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Praktik tersebut tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga mengandung nilai edukatif yang berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Penelitian ini menggunakan teori kearifan ekologis Fikret Berkes yang memandang kearifan ekologis sebagai Traditional Ecological Knowledge (TEK) yang terdiri atas empat dimensi, yaitu pengetahuan lokal (local ecological knowledge), praktik pengelolaan sumber daya alam (resource management practices), kelembagaan sosial (social institutions), dan pandangan hidup (worldview).
Fokus penelitian ini yaitu: (1) Bagaimana masyarakat Desa Mojosari mengimplementasikan kearifan ekologisnya dalam pengelolaan pertanian tanah berpasir secara berkelanjutan? dan (2) Bagaimana potensi pemanfaatan sumber daya alam berupa tanah berpasir di Desa Mojosari dapat diintegrasikan sebagai sumber belajar Ilmu Pengetahuan Sosial?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dari penelitian ini yaitu petani semangka, tokoh masyarakat, guru IPS, dan Siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Mojosari menerapkan kearifan ekologis melalui pemilihan komoditas semangka yang adaptif terhadap karakteristik tanah berpasir, pengelolaan irigasi secara efisien, pemanfaatan pupuk organik, serta pola tanam yang menyesuaikan kondisi musim. Praktik tersebut mencerminkan adanya sistem pengetahuan lokal yang diwariskan secara turun-temurun sebagai bentuk adaptasi ekologis masyarakat. Selain itu, pemanfaatan tanah berpasir memiliki potensi besar sebagai sumber belajar IPS karena memuat aspek interaksi manusia dengan lingkungan, aktivitas ekonomi masyarakat, nilai budaya lokal, pemanfaatan sumber daya alam, serta pembelajaran kontekstual yang relevan dengan kehidupan peserta didik.
Kata Kunci: Kearifan ekologis, tanah berpasir, sumber belajar, Ilmu Pengetahuan Sosial.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1301 Education Systems > 130199 Education systems not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial |
| Depositing User: | Mr Muhammad Habiburrahman |
| Date Deposited: | 04 Jul 2026 03:06 |
| Last Modified: | 04 Jul 2026 03:06 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/57941 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
