Kiptiah, Mariatul (2026) PEMANFAATAN TUMBUHAN LIAR OLEH MASYARAKAT DESA SUCI DI JALUR PENDAKIAN AIR TERJUN TANCAK GUNUNG PASANG KABUPATEN JEMBER SERTA PEMANFAATANNYA SEBAGAI E-BOOKLET. Undergraduate thesis, UIN KHAS JEMBER.
|
Text
Mariatul Kiptiah _224101080013.pdf Download (7MB) |
Abstract
Pemanfaatan tumbuhan liar oleh masyarakat Desa Suci di jalur pendakian Air Terjun Tancak Gunung Pasang merupakan bentuk kearifan lokal yang masih dipraktikkan hingga saat ini. Namun, informasi mengenai jenis dan pemanfaatan tumbuhan liar tersebut belum terdokumentasi secara sistematis sehingga diperlukan penelitian etnobotani dan pengembangan media informasi berupa ebooklet. Penelitian ini berfokus pada: (1) Apa saja jenis tumbuhan liar yang terdapat di jalur pendakian Air Terjun Tancak, Gunung Pasang, Kabupaten Jember? (2) Bagaimana pemanfaatan tumbuhan liar oleh masyarakat Desa Suci di sekitar jalur pendakian Air Terjun Tancak Gunung Pasang berdasarkan kategori pemanfaatan, Use Value (UV), dan Plant Part Value (PPV)? (3) Bagaimana validitas e-booklet tentang pemanfaatan tumbuhan liar oleh Masyarakat Desa Suci? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dokumentasi, dan angket validasi. Analisis data kualitatif menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Analisis etnobotani dilakukan menggunakan indeks Use Value (UV) dan Plant Part Value (PPV). Produk e-booklet yang dikembangkan divalidasi oleh ahli materi, ahli media, dan ahli praktisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Jenis tumbuhan liar yang ditemukan sebanyak 32 spesies yang tergolong dalam 22 famili di jalur pendakian Air Terjun Tancak Gunung Pasang. 2) Tumbuhan liar yang dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Suci sebagai bahan pangan, obat tradisional, pakan ternak, tanaman hias, bahan kerajinan. Hasil analisis Use Value (UV) menunjukkan bahwa Leucaena leucocephala (lamtoro) dan Elephantopus scaber (tapak liman) memiliki nilai UV sebesar 1,6, diikuti Pluchea indica (bluntas) dan Amaranthus spinosus (bayam duri) sebesar 1,5, serta Crassocephalum crepidioides (sintrong), Syzygium polyanthum (daun salam), dan Jatropha curcas (jarak pagar) sebesar 1,4. Hasil analisis Plant Part Value (PPV) menunjukkan bahwa bagian tumbuhan yang paling banyak dimanfaatkan adalah daun (40%), diikuti batang (23%), akar (14%), buah (12%), sedangkan bunga, biji, dan umbi dimanfaatkan dalam jumlah yang lebih sedikit. 3) Hasil validasi e-booklet memperoleh persentase 77,33% dari ahli materi, 95% dari ahli media, dan 93,33% dari ahli praktisi dengan rata-rata 88,55%, sehingga termasuk dalam kategori sangat valid dan layak digunakan sebagai sumber belajar.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 06 BIOLOGICAL SCIENCES > 0602 Ecology > 060201 Behavioural Ecology 15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES > 1506 Tourism > 150602 Tourism Forecasting |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Tadris Biologi |
| Depositing User: | Mariatul Kiptiah |
| Date Deposited: | 05 Jul 2026 05:41 |
| Last Modified: | 05 Jul 2026 05:41 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/57974 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
