Analisis Coping Stress Orang Tua yang Memiliki Anak dengan Hambatan Majemuk di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Branjangan Jember

Latifah, Al Hikmah Imroatul (2026) Analisis Coping Stress Orang Tua yang Memiliki Anak dengan Hambatan Majemuk di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Branjangan Jember. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
SKRIPSI AL HIKMAH I.L. fiks.pdf

Download (6MB)

Abstract

Orang tua yang memiliki anak dengan hambatan majemuk menghadapi beban stres yang lebih kompleks dibandingkan orang tua yang memiliki anak normal pada umumnya. Anak dengan hambatan majemuk merupakan kondisi di mana seorang anak memiliki lebih dari satu jenis hambatan atau Disabilitas secara bersamaan, seperti kombinasi hambatan fisik (tunadaksa), penglihatan (tunanetra), pendengaran (tunarungu), dan wicara (tuna wicara). Kondisi ini menuntut orang tua untuk memberikan perawatan yang intensif setiap harinya, menanggung beban biaya terapi dan pendidikan khusus yang tinggi, menghadapi tekanan sosial dan stigma masyarakat, serta kekhawatiran mendalam terhadap masa depan anak. Apabila stres pengasuhan (parenting stress) ini tidak ditangani dengan baik, dampaknya dapat meluas ke seluruh aspek kehidupan orang tua.
Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah: 1) Apa saja faktor penyebab stres orang tua yang memiliki anak dengan hambatan majemuk di SLB Negeri Branjangan Jember? dan 2) Bagaimana coping stress orang tua yang memiliki anak dengan hambatan majemuk di SLB Negeri Branjangan Jember?
Tujuan penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui faktor-faktor penyebab stres orang tua yang memiliki anak dengan hambatan majemuk di SLB Negeri Branjangan Jember. 2) untuk mengetahui strategi coping stress yang digunakan orang tua dalam menghadapi tekanan pengasuhan sehari-hari.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Lokasi penelitian bertempat di SLB Negeri Branjangan Jember. Subjek penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria utama yaitu orang tua yang secara langsung terlibat dalam pengasuhan anak hambatan majemuk. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi non-partisipan, wawancara mendalam (in-depth interview), dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat faktor utama yang menjadi sumber stres orang tua, yaitu: (1) beban pengasuhan yang intensif akibat tuntutan perawatan anak; (2) tekanan sosial dan stigma masyarakat; (3) tekanan ekonomi akibat tingginya biaya terapi, pengobatan, dan pendidikan khusus anak; serta (4) kekhawatiran terhadap masa depan anak, khususnya terkait siapa yang akan merawat anak ketika orang tua meninggal terlebih dahulu. Dalam menghadapi tekanan tersebut, orang tua menggunakan dua strategi coping stress secara bersamaan, yaitu problem-focused coping dan emotion-focused coping. Namun, strategi emotion-focused coping menjadi strategi yang paling dominan, ditandai dengan penerimaan ikhlas terhadap kondisi anak sebagai takdir dari Allah SWT, pencarian dukungan sosial dari keluarga dan sesama orang tua di SLB, serta penguatan melalui pendekatan religius seperti sabar, tawakal, dzikir, dan doa. Dimensi keislaman sangat membantu orang tua bertahan secara psikologis dan emosional dalam menjalani peran pengasuhan anak dengan hambatan majemuk.

Kata Kunci: Coping stress, Orang Tua, Hambatan Majemuk

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1117 Public Health and Health Services > 111710 Health Counselling
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1117 Public Health and Health Services > 111714 Mental Health
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: Mis Al Hikmah Imroatul Latifah
Date Deposited: 06 Jul 2026 01:24
Last Modified: 06 Jul 2026 01:24
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/57986

Actions (login required)

View Item View Item