Rasyid, Rais (2026) KONSEP JIHAD DALAM TAFSIR AL-ṬABARI DAN TAFSIR AL-MUNĪR: STUDI KOMPARATIF DENGAN INTERTEKSTUALITAS JULIA KRISTEVA. Undergraduate thesis, UIN KH Achmad Siddiq Jember.
|
Text
Rais Rasyid_222104010067.pdf Download (1MB) |
Abstract
Istilah jihad yang begitu kental dengan reputasi Islam di mata dunia
terutama setelah 9/11 memberikan implikasi signifikan terhadap studi Islam.
Kritik, kebencian, maupun advokasi terhadap Islam sudah mengakar dalam
bidangnya masing-masing, salah satu yang fundamental adalah ranah interpretasi
al-Qur’an karena banyak dipahami secara nakal sebagai tindakan terorisme
semata.
Penelitian ini berfokus pada analisis makna jihad dari para ahli;
transformasi ontologis dan semantik konsep jihad dalam dua karya tafsir
monumental, yakni Tafsir Jami’ al-Bayan karya Imam al-Thabari yang mewakili
era klasik dan Tafsir al-Munir karya Wahbah al-Zuhayli sebagai representasi era
kontemporer; dan pembahasan jihad kontemporer.
Adapun jenis penelitian ini adalah studi pustaka (library research),
menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan pisau analisis
intertekstualitas Julia Kristeva. Studi ini melacak keterhubungan ideologis serta
proses transposisi makna dari teks dasar (hipogram) ke teks mutakhir.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa pertama, diskursus jihad
mengalami evolusi dari signifikansi intelektual-persuasif pada periode Makkiyah
menuju perlawanan fisik defensif pada periode Madaniyyah. Kedua, al-Thabari
cenderung merepresentasikan jihad sebagai pengerahan kekuatan fisik (qital)
yang inheren dengan stabilitas politik era Abbasiyah, sebaliknya, al-Zuhayli
melakukan rekonstruksi makna dengan mengklasifikasikan jihad ke dalam
dimensi spiritual-intelektual (jihad akbar) dan ketahanan nasional (jihad ashghar)
sebagai respons terhadap tantangan geopolitik modern. Ketiga, analisis
intertekstual membuktikan bahwa Tafsir al-Munir menyerap riwayat klasik al
Thabari namun memberikan signifikansi subyektif yang relevan untuk menjawab
kondisi keamanan nasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penafsiran jihad
merupakan proses dinamis yang berdialektika dengan konteks sosio-politik
mufasir, di mana jihad diposisikan sebagai instrumen perlindungan kedaulatan
dan kemaslahatan umat.
Kata kunci: Jihad, Jami’ al-Bayan, al-Munir, Intertekstualitas Julia Kristeva
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220405 Religion and Society |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Rais Rasyid |
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 01:42 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 01:42 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/58013 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
