Efendi, Ifan (2026) TINJAUAN FIQIH MUAMALAH TERHADAP PRAKTIK PENAMBAHAN BIAYA PELUNASAN PADA AKAD GADAI KENDARAAN (STUDI KASUS DI DESA PACE KECAMATAN SILO KABUPATEN JEMBER). Undergraduate thesis, UIN KH Achmad Siddiq Jember.
|
Text
IFAN EFENDI_222102020018.pdf Download (2MB) |
Abstract
Ifan Efendi, 2026: Tinjauan Fiqih Muamalah Terhadap Praktik Penambahan Biaya Pelunasan Pada Akad Gadai Kendaraan( Studi Kasus Di Desa Pace Kecamatan Silo Kabupaten Jember )
Kata kunci: Gadai, Fiqh Muamalah, Riba. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik gadai kendaraan bermotor di Desa Pace sebagai cara memperoleh pinjaman dana secara cepat. Dalam praktiknya terdapat pemanfaatan barang gadai oleh murtahin, tambahan pembayaran 10% dan penambahan biaya perawatan saat pelunasan, serta penguasaan hasil penjualan barang gadai ketika rahin tidak mampu melunasi utangnya. Praktik tersebut kemudian dikaji berdasarkan perspektif fiqh muamalah untuk mengetahui kesesuaiannya dengan akad rahn dalam Islam. Fokus Penelitian dalam skripsi ini yakni 1) Bagaimana praktik gadai penambahan biaya pelunasan pada akad gadai kendaraan di Desa Pace Kecamatan Silo Kabupaten Jember? 2) Bagaimana Tinjauan Fiqh Muamalah Terhadap Praktik Gadai Kendaraan Di Desa Pace Kecamatan Silo Kabupaten Jember ? Tujuan penelitian dalam skripsi ini Adalah 1) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan praktik gadai kendaraan yang meliputi penambahan biaya pelunasan pada akad gadai kendaraan di Desa Pace, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. 2)Untuk mengkaji dan menganalisis praktik gadai kendaraan di Desa Pace, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember berdasarkan tinjauan fiqh muamalah, guna mengetahui kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip hukum ekonomi syariah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan dan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan dokumentasi. Adapun analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini sampai pada simpulan yakni 1) Praktik gadai dilakukan dengan menjadikan kendaraan bermotor sebagai barang jaminan (marhun) dalam transaksi utang piutang untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Dalam pelaksanaannya terdapat tambahan pembayaran 10%, biaya perawatan saat pelunasan, serta pemanfaatan barang gadai oleh pihak murtahin. 2) Berdasarkan tinjauan fiqh muamalah, praktik gadai di Desa Pace pada dasarnya telah memenuhi rukun dan syarat akad rahn. Namun, praktik tersebut masih mengandung ketidaksesuaian dengan prinsip syariah, seperti pemanfaatan barang gadai oleh murtahin, tambahan pembayaran 10% dan biaya perawatan yang berpotensi termasuk riba nasi’ah, serta penguasaan hasil penjualan barang gadai yang bertentangan dengan prinsip keadilan dalam akad rahn. Oleh karena itu, praktik gadai tersebut perlu diperbaiki agar sesuai dengan hukum Islam
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012705 al-Rahn (Pergadaian) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Islam |
| Depositing User: | Ifan Efendi |
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 02:44 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 02:44 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/58047 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
