IMPLIKASI PERBEDAAN QIRA’AT IMĀM ḤAFṢʿANʿĀṢIM DAN IMĀM WARSH ʿAN NĀFIʿTERHADAP HUKUM ṢALĀTI AL-WUSṬĀ DALAM SURAH AL- BAQARAH ĀYAT 238

firdausi, risqi (2026) IMPLIKASI PERBEDAAN QIRA’AT IMĀM ḤAFṢʿANʿĀṢIM DAN IMĀM WARSH ʿAN NĀFIʿTERHADAP HUKUM ṢALĀTI AL-WUSṬĀ DALAM SURAH AL- BAQARAH ĀYAT 238. Undergraduate thesis, UIN KH Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
RISQI FIRDAUSI_222104010070.pdf

Download (1MB)

Abstract

Risqi Firdausi, 2026: Implikasi Perbedaan Qirāʾāt Imām Ḥafṣ ʿAn ʿĀṣim dan Imām Warsh ʿAn Nāfiʿ terhadap Hukum Ṣalāt Al-Wusṭā dalam Surah Al-Baqarah Āyat 238
Kata Kunci: Qirāʾāt, Imām Ḥafṣ, Imām Warsh, Ṣalāt al-Wusṭā, Al-Baqarah ayat 238.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan qirāʾāt antara Imām Ḥafṣ ‘an ‘Āṣim dan Imām Warsh ‘an Nāfi‘ dalam Surah Al-Baqarah ayat 238 yang berkaitan dengan hukum ṣalāt al-wusṭā. Perbedaan qirāʾāt dalam Al-Qurʾān bukan merupakan pertentangan, melainkan bentuk keragaman bacaan yang sahih dan memiliki implikasi terhadap penafsiran serta istinbāṭ hukum Islam. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perbedaan qirāʾāt pada ayat tersebut dan menjelaskan implikasinya terhadap pemahaman hukum ṣalāt al-wusṭā.
Fokus kajian dalam penelitian ini 1) Apa perbedaan Qirāʾāt Imām ḤafṣʿanʿĀṣim dengan Imam Warsh an nafi dalam Surah al Baqarah āyat 238?. 2) Apa Implikasi Perbedaan Qirāʾāt Imam Ḥafṣ dengan Imam Warsh dalam Surah al Baqarah āyat 238 dalam hukum Ṣalāti al-wusṭā?. Dengan Tujuan Penelitian: 1) Menjelaskan Perbedaan Qirāʾāt Imam Ḥafṣ dengan Imam Warsh dalam Surah al Baqarah āyat 238. 2) Menjelaskan Implikasi Perbedaan Qirāʾāt Imam Ḥafṣ dengan Imam Warsh dalam Surah al Baqarah āyat 238 dalam hukum Ṣalāti al-wusṭā.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data primer diperoleh dari mushaf qirāʾāt, kitab-kitab tafsīr, dan literatur ilmu qirāʾāt, sedangkan data sekunder diperoleh dari jurnal, buku, dan penelitian terdahulu yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan metode deskriptif-komparatif dengan membandingkan qirāʾāt Imām Ḥafṣ dan Imām Warsh serta implikasinya dalam tafsīr dan hukum fikih.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan qirāʾāt pada Surah Al-Baqarah ayat 238 terdapat pada aspek bacaan dan pelafalan tertentu yang memengaruhi nuansa makna ayat, namun tidak mengubah substansi pokok hukum. Qirāʾāt Imām Ḥafṣ dan Imām Warsh sama-sama menegaskan pentingnya menjaga seluruh shalat, khususnya ṣalāt al-wusṭā. Mayoritas ulama berpendapat bahwa ṣalāt al-wusṭā adalah shalat Ashar berdasarkan hadis-hadis sahih yang menjadi penguat penafsiran ayat. Perbedaan qirāʾāt tersebut memperkaya khazanah tafsīr dan menunjukkan fleksibilitas hukum Islam dalam memahami teks Al-Qurʾān tanpa menimbulkan pertentangan di kalangan umat Islam.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Firdausi Firdausi
Date Deposited: 06 Jul 2026 04:14
Last Modified: 06 Jul 2026 04:14
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/58089

Actions (login required)

View Item View Item