Saifan Yazid, Nur Muhammad Allif (2026) PERLAWANAN MASYARAKAT KEPANJEN, KECAMATAN GUMUKMAS, KABUPATEN JEMBER TERHADAP PENCEMARAN EKOSISTEM ALAM DALAM PERSPEKTIF LIVING HADIS. Undergraduate thesis, UIN KH Achmad Siddiq jember.
|
Text
Skripsi Alif fix (2) (1).pdf Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK
Nur Muhammad Allif Saifan Yazid, 2026: Perlawanan Masyarakat Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember Terhadap Pencemaran Ekosistem Alam dalam Perspektif Living Hadis
Kata kunci: Living hadis, perlawanan masyarakat, resepsi hadis, lingkungan hidup, teori perlawanan James Scott.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena perlawanan masyarakat desa Kepanjen, kecamatan Gumukmas, kabupaten Jember terhadap aktivitas perusahaan tambak udang yang merusak ekosistem sungai dan laut serta mengancam ruang hidup masyarakat. Perlawanan tersebut tidak hanya bersifat sosial, tetapi juga berbasis pada pemahaman keagamaan melalui resepsi hadis yang dikontekstualisasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana resepsi hadis membentuk kesadaran masyarakat sehingga berimplikasi pada perlawanan terhadap perusahaan tambak udang dalam konteks menjaga lingkungan hidup sekitar mereka.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Dengan pendekatan teori pemikiran tokoh, yakni teori perlawanan sehari – hari James Scott. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisisnya tentu mengikuti teori perlawanan Scott yakni Everyday Forms of Peasant Resistance.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Kepanjen melakukan kontekstualisasi terhadap ragam hadis, seperti hadis tentang jihad, kemanfaatan manusia, dan larangan merusak lingkungan, yang kemudian dijadikan sebagai legitimasi moral dalam melakukan perlawanan terhadap perusahaan tambak. Resepsi hadis tersebut melahirkan kesadaran religius yang bersifat progresif dan berimplikasi pada tindakan sosial nyata. Bentuk perlawanan masyarakat terepresentasi dalam tujuh elemen berdasarkan perspektif James Scott, yaitu demonstrasi, eufemisme, aktivitas ritualistik, petisi, kerumunan, solidaritas, dan provokasi. Keseluruhan bentuk perlawanan ini menunjukkan bahwa teks hadis tidak hanya dipahami secara normatif, tetapi juga secara kontekstual dan performatif sebagai instrumen transformasi sosial dalam memperjuangkan lingkungan dan hak atas ruang hidup masyarakat Kepanjen.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 05 ENVIRONMENTAL SCIENCES > 0502 Environmental Science and management > 050202 Conservation and Biodiversity 06 BIOLOGICAL SCIENCES > 0602 Ecology > 060205 Marine and Estuarine Ecology (incl. Marine Ichthyology) 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Hadits |
| Depositing User: | S,Ag Allif Saifan |
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 01:49 |
| Last Modified: | 07 Jul 2026 01:49 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/58210 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
