PENAFSIRAN Q.S AL-BAQARAH (2): 188 DAN Q.S AN NISĀ’(4): 29 BERDASARKAN TEORI MA’NĀ CUM MAGHZĀ (STUDI KASUS PERSOALAN PERTANAHAN DI KABUPATEN JEMBER)

NURHASANAH, FAIZAH (2026) PENAFSIRAN Q.S AL-BAQARAH (2): 188 DAN Q.S AN NISĀ’(4): 29 BERDASARKAN TEORI MA’NĀ CUM MAGHZĀ (STUDI KASUS PERSOALAN PERTANAHAN DI KABUPATEN JEMBER). Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
Faizah Nurhasanah_222104010054_.pdf

Download (1MB)

Abstract

Kata Kunci: penafsiran, ma‘nā cum maghzā, persoalan pertanahan, Q.S. al
Baqarah (2): 188, Q.S. an-Nisā’ (4): 29.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh maraknya persoalan pertanahan di
Kabupaten Jember yang meliputi sengketa kepemilikan, konflik batas tanah,
penyerobotan, penguasaan tanah secara sepihak, serta berbagai bentuk penguasaan
hak milik yang banyak terjadi di masyarakat sampai saat ini. Permasalahan
tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek hukum dan administrasi pertanahan,
tetapi juga menyangkut nilai keadilan, perlindungan hak milik, dan etika sosial
dalam perspektif Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
penafsiran Q.S. al-Baqarah (2): 188 dan Q.S. an-Nisā’ (4): 29 berdasarkan teori
ma‘nā cum maghzā, serta menganalisis persoalan pertanahan di Kabupaten
Jember dan dampaknya terhadap masyarakat dari aspek sosial-ekonomi
berdasarkan penafsiran ayat Al-Qur’an tersebut.
Penelitian ini berfokus pada dua aspek. Pertama, bagaimana penafsiran Q.S
al-Baqarah (2): 188 dan Q.S an-Nisā (4): 29 berdasarkan teori ma’nā cum
maghzā?. Kedua, bagaimana persoalan tanah di Kabupaten Jember dan
dampaknya terhadap masyarakat dari aspek sosial-ekonomi berdasarkan
penafsiran ayat al-Qur’an?. Adapun tujuannya antara lain, yang pertama untuk
mengetahui dan menganalisis penafsiran Q.S al-Baqarah (2): 188 dan Q.S an-Nisā
(4): 29 berdasarkan teori ma’nā cum maghzā, dan yang kedua untuk mengetahui
persoalan tanah di Kabupaten Jember dan dampaknya terhadap masyarakat dari
aspek sosial-ekonomi berdasarkan penarsiran ayat al-Qur’an
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitis dengan pendekatan
tafsir kontekstual melalui teori ma‘nā cum maghzā. Sumber data primer dalam
penelitian ini adalah Al-Qur’an, kitab tafsir, serta hasil wawancara dan data dari
Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Jember. Adapun teknik
pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan wawancara, kemudian
dianalisis menggunakan pendekatan teori ma‘nā cum maghzā yang menekankan
aspek makna historis (al-ma‘nā al-tārīkhī) dan signifikansi dinamis (al-maghzā
al-mutaḥarrik).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Q.S. al-Baqarah (2): 188 melarang
segala bentuk perolehan harta melalui cara-cara yang bāṭil, termasuk penipuan,
manipulasi, penyalahgunaan kekuasaan, dan pengambilan hak milik orang lain
secara tidak sah. Sementara itu, Q.S. an-Nisā’ (4): 29 menegaskan bahwa
perpindahan hak milik harus dilakukan secara sah, adil, dan berdasarkan kerelaan
kedua belah pihak. Dalam konteks persoalan pertanahan di Kabupaten Jember,
praktik penguasaan tanah secara tidak sah termasuk bentuk memperoleh harta secara bāṭil karena bertentangan dengan prinsip keadilan dan perlindungan hak
milik dalam Islam. Persoalan tersebut berdampak terhadap kehidupan sosial dan
ekonomi masyarakat, seperti munculnya konflik, hilangnya rasa aman, serta
kerugian ekonomi akibat terganggunya hak pemanfaatan tanah. Dengan demikian,
persoalan pertanahan tidak hanya dipahami sebagai persoalan hukum dan
administrasi, tetapi juga persoalan moral dan sosial yang berkaitan dengan
penegakan keadilan dalam kehidupan masyarakat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: ms faizah nurhasanah
Date Deposited: 08 Jul 2026 03:56
Last Modified: 08 Jul 2026 03:56
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/58269

Actions (login required)

View Item View Item