Nur Azizah, Sa’ida (2026) PROBLEMATIKA AKAD MUDHARABAH DI LEMBAGA KEUANGAN MIKRO BAITUL MAAL WAT TAMWIL (Studi Kasus Pada BMT NU Jawa Timur Cabang Arjasa Kabupaten Situbondo). Undergraduate thesis, UIN KHAS Jember.
|
Text
Sa’ida Nur Azizah_222102020057.pdf Download (4MB) |
Abstract
Sa’ida Nur Azizah, 2026: Problematika Akad Mudharabah : Studi kasus pada BMT NU Jawa Timur Cabang Arjasa Kabupaten Situbondo perspektif perma No. 2 tahun 2008 tentang kompilasi hukum ekonomi syariah.
Kata Kunci: Akad Mudharabah, Problematika, Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya permasalahan dalam pelaksanaan akad mudharabah pada BMT NU Jawa Timur Cabang Arjasa. Akad mudharabah merupakan bentuk kerja sama antara pemilik modal dan pengelola usaha dengan sistem bagi hasil berdasarkan kesepakatan. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai kendala, khususnya terkait kurangnya keterbukaan dan kejujuran mitra dalam menyampaikan hasil usaha yang dikelola. Kondisi tersebut menyebabkan akad mudharabah kurang berjalan secara optimal dan berdampak pada kepercayaan BMT kepada mitra dengan penggunaan akad mudharabah.
Fokus penelitian ini meliputi: (1) pelaksanaan akad mudharabah pada BMT NU Jawa Timur Cabang Arjasa Kabupaten Situbondo, (2) problematika yang terjadi dalam pelaksanaan akad mudharabah , dan (3) tinjauan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) terhadap pelaksanaan akad mudharabah tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pelaksanaan akad mudharabah, mengidentifikasi permasalahan yang terjadi, serta menganalisis kesesuaiannya dengan ketentuan KHES.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Adapun analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan akad mudharabah di BMT NU Jawa Timur Cabang Arjasa menghasilkan sebuah temuan bahwa 1) Pelaksanaan akad mudharabah di BMT NU Jawa Timur Cabang Arjasa diawali dengan menjadi mitra dan memenuhi persyaratan. Setelah mendapat persetujuan dari BMT pusat, akad dilanjutkan dengan penyerahan jaminan, pencairan modal, dan pelaksanaan usaha. Di akhir kerja sama dilakukan bagi hasil, sedangkan sengketa diselesaikan melalui musyawarah atau eksekusi jaminan.. 2) problematika yang terjadi yakni kurangnya transparansi mitra kepada BMT, kurangnya pengawasan usaha dari BMT, pengembalian modal yang belum tuntas, terlibatnya modal dari pihak mudharib, 3) Tinjauan KHES terhadap pelaksanaan akad mudharabah pada BMT sudah sesuai seperti rukun syarat namun terdapat beberapa yang belum sesuai seperti transparansi mitra tidak sesuai dengan pasal 21, sistem bagi hasil pada pasal 252, keterlibatan modal pada pasal 235 KHES.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012712 al-Syirkah (incl. al-Mudharabah, al-Musahamah) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Islam |
| Depositing User: | Sa'ida Nur Azizah |
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 07:50 |
| Last Modified: | 07 Jul 2026 07:50 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/58343 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
