Aktualisasi Hadis I’lan Nikah Dalam Praktik Pernikahan Sirri

Hikmah, Niswatul (2026) Aktualisasi Hadis I’lan Nikah Dalam Praktik Pernikahan Sirri. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

[img] Text
NISWATUL HIKMAH_U20192003.pdf

Download (10MB)

Abstract

Niswatul Hikmah, 2026: “Aktualisasi Hadis I’lan Nikah Dalam Praktik Pernikahan Sirri”
Kata Kunci: I’lan Nikah, Pernikahan Sirri, Living Hadis.

Penelitian ini berangkat dari konteks pernikahan sebagai ikatan mitsaqan ghalidza yang tidak hanya bernilai sakral tetapi juga sosial. Salah satu aspek penting dalam pernikahan adalah i’lan nikah, yaitu pengumuman pernikahan kepada khalayak ramai sebagai bentuk keterbukaan dan legitimasi sosial. Namun, dalam praktik pernikahan sirri di Desa Sumberagung Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember, i’lan nikah tidak dilakukan secara terbuka, melainkan terbatas pada keluarga inti. Fenomena ini menimbulkan persoalan terkait pemaknaan hadis tentang i’lan nikah dan relevansinya dengan aturan negara.
Fokus penelitian ini adalah 1) Bagaimana pemahaman masyarakat Desa Sumberagung Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember terhadap hadis tentang I’lan nikah ?; 2) Bagaimana aktualisasi hadis i’lan nikah dalam pernikahan sirri di Desa Sumberagung Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember?. Tujuan penelitian diarahkan 1) Untuk mengetahui pemahaman masyarakat Desa Sumberagung Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember terhadap hadis tentang I’lan nikah; 2) Untuk mendeskripsikan aktualisasi hadis i’lan nikah dalam pernikahan sirri di Desa Sumberagung Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan tokoh agama dan masyarakat, serta dokumentasi. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dengan menekankan kontekstualisasi hadis dalam realitas sosial masyarakat Desa Sumberagung.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat Desa Sumberagung terhadap hadis i’lan nikah bersifat ganda yakni tekstual sebagai perintah mengumumkan pernikahan, dan kontekstual sebagai sarana menjaga kehormatan, hak keluarga, serta legitimasi sosial. Aktualisasinya dalam nikah sirri diwujudkan melalui walimatul ‘urs, selametan, srokalan, atau rebana, meski tidak tercatat di KUA. Faktor ekonomi dan birokrasi mendorong jalur sirri, namun nilai sosial tetap dijaga sebagai tradisi living hadis.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Hadits
Depositing User: sis NISWATUL HIKMAH
Date Deposited: 07 Jul 2026 07:35
Last Modified: 07 Jul 2026 07:35
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/58351

Actions (login required)

View Item View Item