Jaihan Habila, Inneke (2026) Keteguhan Jiwa Nabi Muhammad dalam Menghadapi Tekanan Psikologis: Kajian Tafsir QS. Hud ayat 12 dan 120. Undergraduate thesis, UIN KH Achmad Siddiq Jember.
|
Text
INNEKE JAIHAN HABILA B5.pdf Download (5MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena meningkatnya tekanan psikologis yang dialami oleh umat Islam masa kini, mulai dari tantangan akademik, tuntutan sosial, hingga tantangan dalam dakwah di era modern. Di tengah kondisi tersebut, Al-Qur'an menyimpan nilai-nilai keteguhan jiwa yang ditunjukkan melalui pengalaman Nabi Muhammad saw sebagaimana tergambar dalam QS. Hud ayat 12 dan 120. Kedua ayat ini secara bersamaan menggambarkan beratnya tekanan
psikologis dalam dakwah dan sekaligus menawarkan mekanisme ilahi dalam menguatkan jiwa Nabi untuk tetap teguh di tengah berbagai ujian.
Fokus penelitian ini adalah: (1) Bagaimana penafsiran ulama tentang tekanan psikologis dan keteguhan jiwa Nabi Muhammad saw dalam QS. Hud ayat 12 dan 120? (2) Bagaimana kontekstualisasi QS. Hud ayat 12 dan 120 tentang keteguhan
jiwa Nabi muhammad saw perspektid teori double movement?
Tujuan penelitian ini adalah: 1) untuk mendeskripsikan penafsiran para ulama tafsir tentang gambaran tekanan psikologis dan keteguhan jiwa Nabi Muhammad SAW dalam QS. Hud ayat 12 dan 120. 2) untuk menguraikan kontekstualisasi
nilai-nilai keteguhan jiwa yang terkandung dalam kedua ayat tersebut bagi kehidupan Muslim masa kini menggunakan teori Double Movement Fazlur
Rahman.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data primer bersumber dari empat kitab tafsir,
yaitu Tafsir At-Thabari, Tafsir Al-Qurthubi, Tafsir Al-Munir (Wahbah az-Zuhaili), dan Tafsir Al-Azhar (Hamka). Analisis data dilakukan menggunakan metode deskriptif-analitis dengan teknik analisis isi (content analysis) yang kemudian dikontekstualisasikan melalui teori Double Movement Fazlur Rahman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. Hud ayat 12 menggambarkan tekanan psikologis Nabi Muhammad SAW akibat penolakan kaum musyrikin, namun beliau tetap diperintahkan menyampaikan seluruh wahyu. Adapun QS. Hud ayat 120 menjelaskan bahwa Allah menguatkan hati Nabi melalui kisah para rasul terdahulu. Melalui teori Double Movement Fazlur Rahman, kedua ayat ini mengandung nilai moral yang relevan bagi Muslim masa kini, bahwa tekanan hidup adalah bagian dari perjuangan manusia dan kisah para nabi dapat menjadi
sumber penguatan mental, spiritual, serta keteguhan jiwa dalam menghadapi berbagai tekanan kehidupan.
Kata Kunci: Keteguhan Jiwa, Tekanan Psikologis, QS. Hud, Double Movement, Fazlur
Rahman.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Inneke Jaihan Habila |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 03:10 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 03:10 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/58414 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
