Sobri, Moh (2026) MAKNA SIMBOLIK TUMBUHAN BERTASBIH DALAM QS. AL-ISRA’ AYAT 44 (PERSPEKTIF SEMIOTIKA FERDINAND DE SAUSSURE). Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
|
Text
SKRIPSI - MOH SOBRI U20191055.pdf Download (2MB) |
Abstract
Moh Sobri, 2026. Makna Simbolik Tumbuhan Bertasbih Dalam QS. Al-Isra’ Ayat 44: Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure.
Kata Kunci: Tumbuhan bertasbih, QS. Al-Isra’ ayat 44, semiotika Ferdinand De Saussure.
Penelitian ini membahas makna simbolik tumbuhan bertasbih dalam QS. Al-Isra’ ayat 44 perspektif semiotika Ferdinand De Saussure. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena Al-Quran yang menyebut seluruh makhluk, termasuk tumbuhan, senantiasa bertasbih kepada Allah, namun makna simboliknya masih memunculkan beragam penafsiran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penafsiran tumbuhan bertasbih dalam QS. Al-Isra’ ayat 44 menurut para mufasir serta menganalisis maknanya menggunakan teori semiotika Ferdinand De Saussure.
Fokus penelitian dalam skripsi ini ada 2 yaitu: Bagaimana penafsiran tumbuhan bertasbih menurut para penafsir? dan bagaimana analisis makna tumbuhan bertasbih dalam QS. Al-Isra’ ayat 44 berdasarkan perspektif semiotika Ferdinand De Saussure?.
Tujuan penelitian dalam skripsi ini adalah untuk mendeskripsikan penafsiran tumbuhan bertasbih dalam QS. Al-Isra’ ayat 44 berdasarkan penafsiran para Penafsir dan Untuk menganalisis makna tumbuhan bertasbih dalam QS. Al-Isra’ ayat 44 berdasarkan teori semiotika Ferdinand De Saussure.
Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kepustakaan (library research). sedangkan teknik analisis menggunakan teknik analisis interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini diharapkan memberi kontribusi dan menjadi rujukan dalam penelitian selanjutnya. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian Al-Quran, khususnya dalam bidang tafsir dan semiotika.
Penelitian ini sampai pada simpulan bahwa 1) menurut para penafsir tasbih tumbuhan ada dua pandangan, yaitu tasbih majasi yaitu dengan tindakan dan tasbih hakiki yaitu dengan ucapan. 2) menurut analisis semiotika Ferdinand De Saussure tentang tumbuhan bertasbih dalam QS. Al-Isra’ ayat 44 bisa dipahami dari kaidah bahasanya, penafsiran tandanya, hubungan unsur kalimat yang memiliki kesamaan atau keterkaitan dengan tumbuhan bertasbih, makna tumbuhan bertasbih dalam masa yang sama dan dari masa ke masa atau dari zaman klasik ke zaman modern.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2001 Communication and Media Studies > 200101 Communication Studies 20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2004 Linguistics > 200408 Linguistic Structures (incl. Grammar, Phonology, Lexicon, Semantics) > 20040899 Linguistic Structures not elsewhere classified 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2203 Philosophy > 220313 Philosophy of Language 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | MOH SOBRI |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 08:15 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 08:15 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/58518 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
