Analisis Yuridis Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Kekerasan Yang Menyebabkan Kematian Perspektif Perlindungan Anak Dan Fiqh Jinayah (Studi Putusan Nomor 1/Pid.Sus-Anak/2025/PN Byw)

Fitriani, Syafa’atul Mazida (2026) Analisis Yuridis Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Kekerasan Yang Menyebabkan Kematian Perspektif Perlindungan Anak Dan Fiqh Jinayah (Studi Putusan Nomor 1/Pid.Sus-Anak/2025/PN Byw). Undergraduate thesis, UIN KIAI HAJI ACHMAD SIDDIQ JEMBER.

[img] Text
Skripsi Syafa’atul M.F.pdf

Download (1MB)

Abstract

Kata Kunci: Analisis Yuridis, Pertanggungjawaban Pidana, Kekerasan yang
Mnenyebabkan Kematian, Perlingan Anak dan Fiqh Jinayah.
Penelitian ini dilatarnelakangi oleh fenomenakekersan terhadap anak yang
dilakukan oleh anak masih terus meningkat, dan juga pelaku anak yang turut serta melakukan kekerasan yang dipaksa oleh pelaku dewasa, sehingga menimbulkan persoalan persoalan dalam penentuan pertanggungjawaban pidana serta penilaian dari perspektif fiqh jinayah.
Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah 1.) Bagaimana bentuk
pertanggungjawaban pidana terhadap anak yang turut serta melakukan kekerasan yang mengakibatkan kematian dalam Putusan Nomor 1/Pid.Sus-
Anak/2025/PN.Byw menurut perspektif Perlindungan Anak 2.) Bagaimana
analisis hukum terhadap ketaatan hukum atau penerapan sanksi dalam putusan
tersebut ditinjau dari perspektif fiqh jinayah?
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif
dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan
konseptual (conceptual approach), dan pendekatan kasus (case approach).
Sumber bahan hukum diperoleh dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier
yang dianalisis secara deskriptif , evaluatif dan perspektif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertangungjawaban pidana terhadap
pelaku anak yang dipaksa dalam putusan tersebut telah mengacu pada Undang- Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2012 tentang Sitem Peradilan Pidana Anak, dengan tetap mempertimbangkan hak-hak anak sebagai pelaku. Dalam perspektif fiqh jinayah, perbuatan pelaku dikategorikan sebagai jarimah terhadap jiwa yang mengakibatkan kematian, sehingga sanksi yang dijatuhkan dapat dikualifikasikan sebagai bentuk qisash/diyat meskipun pelaku masih berstatus anak, tetapianak tersebut sudah balig. Penelitian ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara penegakan hukum, perlindungan hak anak, dan nilai keadilan dalam hukum Islam.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180110 Criminal Law and Procedure (incl. Islamic Criminal Law, Jinayat)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Mrs Syafa’atul Mazida Fitriani
Date Deposited: 08 Jul 2026 07:44
Last Modified: 08 Jul 2026 07:44
URI: http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/58532

Actions (login required)

View Item View Item