Ramadhan,, Moch. Sabdana (2026) UPAYA GURU DALAM MENGURANGI PERILAKU HIPERAKTIF SISWA DISABILITAS INTELEKTUAL DI SEKOLAH LUAR BIASA ABC BALUNG JEMBER. Undergraduate thesis, UIN KHAS JEMBER.
|
Text
Moch. Sabdana Ramadhan (8 Juli 2026).pdf Download (2MB) |
Abstract
Ramadhan, Moch. Sabdana, 2026: Upaya Guru dalam Mengurangi Perilaku Hyperaktif Siswa Disabilitas Intelektual di SLB ABC Balung Jember.
Kata Kunci : Upaya Guru, Perilaku Hiperaktif, Disabilitas Intelektual
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena adanya siswa disabilitas intelektual ringan di SLB ABC Balung Jember yang menunjukkan gejala perilaku hiperaktif di kelas. Siswa tersebut sering kali sulit dikondisikan, tidak bisa diam, dan mengganggu teman sejawat, sehingga membuat guru kelas kewalahan dalam menyelenggarakan proses pembelajaran yang efektif.
Adapun fokus penelitian yang di ambil oleh peneliti dalam penelitian ini adalah : 1) Bagaimana upaya guru sebagai pendidik perilaku siswa Hiperaktif Disabilitas Intelektual di Sekolah Luar Biasa ABC Balung Jember? 2) Bagaimana upaya guru sebagai pembimbing perilaku siswa Hiperaktif Disabilitas Intelektual di Sekolah Luar Biasa ABC Balung Jember? 3) Bagaimana upaya guru sebagai fasilitator perilaku siswa Hiperaktif Disabilitas Intelektual di Sekolah Luar Biasa ABC Balung Jember?
Tujuan penelitian ini : 1) Untuk mengetahui upaya guru sebagai pendidik perilaku siswa Hiperaktif Disabilitas Intelektual di Sekolah Luar Biasa ABC Balung Jember. 2) Untuk mengetahui upaya guru sebagai pembimbing perilaku siswa Hiperaktif Disabilitas Intelektual di Sekolah Luar Biasa ABC Balung Jember. 3) Untuk mengetahui upaya guru sebagai fasilitator perilaku siswa Hiperaktif Disabilitas Intelektual di Sekolah Luar Biasa ABC Balung Jember.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Penentuan subjek dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa : 1. Peranan guru sebagai pendidik memiliki kedudukan yang paling mendasar. Dari hasil penelitian di SLB ABC Balung Jember, dapat disimpulkan bahwa kunci utama untuk mengatasi perilaku hiperaktif pada anak disabilitas intelektual adalah adanya upaya nyata dari guru yang bertindak sebagai pendidik, bukan sekadar pengajar. 2. Guru telah melaksanakan perannya sebagai pembimbing dengan memberikan bimbingan secara individual maupun kelompok sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing siswa hiperaktif disabilitas intelektual. 3.Guru menjalankan perannya sebagai fasilitator dengan menyediakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, menarik, dan sesuai dengan karakteristik siswa hiperaktif disabilitas intelektual
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 19 STUDIES IN CREATIVE ARTS AND WRITING > 1901 Art Theory and Criticism > 190101 Art Criticism |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam |
| Depositing User: | Moch Sabdana Ramadhan |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 08:29 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 08:29 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/58541 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
