Cahya, Nasya Sabila (2026) Studi Relasi Orang Tua dan Anak Lintas Iman dalam QS. Luqman Ayat 14-15 serta Implementasinya dalam Toleransi Beragama. Undergraduate thesis, UIN Kiai Haji Achmd Siddiq Jember.
|
Text
NASYA SABILA CAHYA (221104010027).pdf Download (2MB) |
Abstract
Nasya Sabila Cahya. 2026: Studi Relasi Orang Tua dan Anak Lintas Iman dalam
QS. Luqman Ayat 14–15 serta Implementasinya dalam Toleransi Beragama.
Kata kunci: Relasi Orang Tua dan Anak, Lintas Iman, QS. Luqman Ayat 14–15,
Birr al-Wālidayn, Toleransi Beragama.
Keluarga lintas iman merupakan fenomena yang semakin banyak dijumpai dalam masyarakat Indonesia yang plural. Perbedaan keyakinan dalam keluarga sering kali menimbulkan dinamika dalam relasi antara orang tua dan anak, terutama terkait upaya menjaga komitmen akidah sekaligus menjalankan kewajiban berbakti kepada orang tua (birr al-wālidayn). Di sisi lain, kajian terhadap QS. Luqman ayat 14–15 umumnya masih berfokus pada pendidikan akhlak dan kewajiban berbakti
kepada orang tua dalam keluarga yang memiliki kesamaan agama. Oleh karena itu, diperlukan kajian yang mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam
ayat tersebut dalam membangun toleransi beragama pada relasi orang tua dan anak lintas iman di masyarakat kontemporer.
Penelitian ini berfokus pada dua rumusan masalah, yaitu: (1) bagaimana penafsiran QS. Luqman ayat 14–15 tentang relasi orang tua dan anak lintas iman; dan (2) bagaimana implementasi nilai-nilai QS. Luqman ayat 14–15 dalam
membangun toleransi beragama pada relasi orang tua dan anak lintas iman. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penafsiran QS. Luqman ayat 14–15 berdasarkan sumber-sumber tafsir serta menganalisis implementasi nilai-nilai yang
terkandung di dalamnya dalam membangun toleransi beragama pada kehidupan keluarga lintas iman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan
jenis penelitian kepustakaan (library research). Data primer diperoleh dari Al-Qur’an, khususnya QS. Luqman ayat 14–15, dan didukung oleh data hasil wawancara di Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali. Data
sekunder diperoleh dari kitab tafsir, buku, artikel jurnal, dan karya ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan tafsir kontekstual melalui teori Double Movement Fazlur Rahman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. Luqman ayat 14–15 mengandung tiga nilai utama dalam relasi orang tua dan anak, yaitu birr al-wālidayn, batas ketaatan kepada orang tua dalam persoalan akidah, dan mu‘āsyarah bi al-ma‘rūf
sebagai prinsip berinteraksi secara baik. Penafsiran Ibn Kathīr, Hamka, dan M. Quraish Shihab menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan tidak menghapus kewajiban anak untuk tetap berbuat baik kepada orang tuanya. Melalui pendekatan
Double Movement, nilai-nilai tersebut diimplementasikan dalam membangun toleransi beragama melalui sikap hormat kepada orang tua, komunikasi yang dialogis, penghargaan terhadap perbedaan keyakinan, serta kemampuan menjaga
prinsip akidah tanpa memutus hubungan kekeluargaan. Penelitian ini menegaskan bahwa implementasi nilai-nilai QS. Luqman ayat 14–15 memberikan landasan etis dalam membangun relasi orang tua dan anak lintas iman yang harmonis serta
memperkuat sikap toleransi beragama di tengah masyarakat yang plural.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220403 Islamic Studies |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Nasya Sabila |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 01:55 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 01:55 |
| URI: | http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/58682 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
